DPD Organda NTB Tuding Astindo Bekerja Tidak Profesional, Astindo Permalukan Pemilik Hotel KSB

Spread the love

DPD Organda NTB Tuding Astindo Bekerja Tidak Profesional, Astindo Permalukan Pemilik Hotel KSB

Mataram,bidikankameranewscom

– Kinerja Dinas Perhubungan Provinsi NTB dalam mengurus sarana transportasi darat dalam menunjang MotoGP Mandalika di nilai jelek oleh DPC dan DPD Organisasi Angkutan Darat (Organda) NTB.

Hal ini menjadi polemik bukan tanpa alasan, karena setelah selesai motoGP sejumlah persoalan yang berhubungan dengan sarana angkutan darat yang mempunyai peran penting dalam menyiapkan transportasi untuk mengangkut penonton motoGP ke sirkuit mandalika menjadi korban akibat sistem regulasi yang dibuat Dishub NTB tidak becus.

“Saat ini penanggung jawab dari 65 unit kendaraan roda empat ASK melaporkan, belum menerima bayaran dari penyedia sarana transportasi yang konon ceritanya di rekomendasikan oleh Dinas Perhubungan NTB,” Ungkap Ketua DPD ORGANDA NTB Junaidi Kasum (JK) dalam konferensi pers di kantor setempat, (21/03).

JK menilai instansi terkait (Dishub NTB -red) tidak maksimal bekerja dan menuding tudak bersinergi dengan lembaga yang mempunyai tugas pokok (ORGANDA) dalam menyiapkan ASK, untuk menunjang kendaraan yang memang telah disiapkan Dishub untuk MotoGP, akan tetapi Dishub dinilai bekerja secara sendiri-sendiri.

“Laporan penanggung jawab atas kedatangan 65 Angkutan Sewa Khusus (ASK) dari luar NTB ini menunjukan kerja yang dilakukan Dishub NTB tanpa koordinasi dengan Kami Organda selaku yang diberika wewenang dalam mengurus ASK,” ketus JK.

Atas nama DPD Organda NTB meminta agar segera Dishub beserta stecholdernya untuk berkoordinasi dengan kami, agar Organda bisa memberikan masukan dan solusi tentang masalah yang membelit pengusaha angkutan dari Malang Jatim ini.

“Jangan sampai masalah mendatangkan kendaraan ini menimbulkan masalah baru dan mengakibatkan nama baik NTB jadi jelek,” kata JK.

Cara kerja Dishub NTB dalam mengatur sarana transportasi darat untuk motoGP ini sudah lama membuat kecewa Organda NTB, dimana penyediaan unit-unit kendaraan tidak melibatkan Organda, sehingga membuat kecewa DPD dan DPC Organda se NTB.sesal JK

“Kekecewaan itu kami redam dalam-dalam demi terselenggaranya motoGP dengan baik. Akan tetapi usai MotoGP muncul masalah ASK yang belum dibayar oleh penyedia yang direkomendasikan Dishub NTB, sehingga kami dari Organda merasa perihatin atas sesama pengusaha angkutan darat,’ungkapnya.

Sementara itu Hadi dan Mihfatul yang merupakan penanggung jawab (pengusaha) ASK dari Surabaya dan Malang mengeluhkan pihak Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO) dalam hal ini atas nama DD yang sampai saat ini belum menyelesaikan pembayaran dan bahkan terkesan menghindar dan setiap dihubungi HP nya selali off.

“Kami dibuat luntang lantung disini, tidurpun kami sembarang dan kendaraan yang semula kami parkir dihalaman kantor Dishub NTB yang masih satu halaman dengan kantor ASTINDO oleh Kadishub melalui Satpam kami diusir keluar dan akhirnya kami parkir sementara di eks bandara lama di Rembiga,”jelas Hadi dengan nada sedih.

“Kronoligis kejadiannya bermula saat kami dihubungi oleh DD bahwa ASTINDO mau menyewa sejumlah kendaraan untuk dijadikan ASK pada motoGP. Dengan keseoakatan ongkos penyeberangan ditanggung bersama, yakni masing masni 59 persen, Kami lantas berangkat Ke Mataram menemui DD dan kami memang diterima di kantor ASTINDO, kami jamu dengan baik dan bahkan kami diberi makan siang” tutur Hadi.

Setelah melakukan diskusi dengan meyakinkan kepada kami bahwa ASTINDO ini sudah direkomendasi oleh Dishub NTB dan akhirnya terjalin sebuah kata sepakat bahwa, pihak ASTINDO akan membayar DP 50 persen di awal dan sisa 50 persen usai perhelatan motoGP.

“Nah kami sepakat akhirnya kami balik ke jawa untuk mempersiapkan kendaraan yang akan kami kirim ke ASTINDO Mataram,” cerita Hadi

Setelah beberapa hari kami rutin berkomunikasi dengan DD (ASTINDO) dan pada akhir DD mentransfer sejumlah uang sebanyak 4 kali melalui Rekening Isterinya dengan total kurang lebih 50 Juta rupiah.

“Jadi saat komunikasi di telpon usai transfer DD mengatakan itu sekedar biaya perjalanan, karena kesepakatan kami DD yang membiayai datangnya dan kami yang membiayai pulangnya, dan total biaya penyeberangan kami PP sekitar 90 juta,” papar Hadi didamoibg Hanif.

Namun semenjak keberadaan kami di Mataram mulai (15/03/22) janji ke kami DP 50 persen pun belum diberikan, kami berkoordinasi lagi dengan DD dan akhirnya sepakat sambil jalan beroperasi sambil menunggu DP. Akan tetapi mulai MotoGP hingga usai DD dan staf ASTINDO lainnya tidak pernah nongol di kantornya, bahkan DD telpon nya pun sulit di hubungi,sampai tanggal hari ini (21/03/22) DD sendiri sudah tidak bisa kami hubungi, bahkan kami mendatangi kediamannya DD di jalan Soromandi Lawata Mataram, kami hanya ditemui oleh istrinya, ketika kami tanya “pak Dedi kemana bu, jawabnya ooh maaf katanya tadi keluar kedepan sebentar, kata Hadi.

“Kami sudah mencoba melaporkan ke Polda karena nilai total sewa 65 unit kendaraan ini sekitar 600 juta, dan kendaraan ini kami ambil dari 3 konsorsium pengusaha rent car di Jatim, karena harus kami pertanggung jawabkan, tetapi karena kejadiannya seperti ini jalan keluarnya kami lapor ke yang berwajib, namun disuruh mediasi dulu, maka kami melapor ke DPD ORGANDA NTB,”ujar keduanya dengan nada kesal.

Ditempat yang sama, ketua DPC Organda Lombok Timur Tahir Royaldi mendesak Gubernur, agar segera mengganti Kadishub NTB, yang kami nilai tidak becus bekerja, “kinerja Kadishub NTB ini kami nilai gagal total dan terkesan membela diri, bukan hal ini kesalahan fatal yang dilakukan, namun banyak persoalan lain yang belum tuntas dilaksanakan, kami kecewa dan sekali lagi kami desak gubernur untuk segera mencopot mantan kadis Pariwisata NTB ini” cetus Tahir Royaldi dengan nada menggebu gebu didepan para pelaku usaha angkutan dari Malang dan Surabaya.

Sementara HL. Basir ketua DPC Organda Lombok Tengah, menyuarakan hal yang senada dengan ketua DPC Organda Lotim, ” kami mewakili pengurus Organda Loteng mendesak gubernur NTB, agar segera mencopot Kadishub Provinsi, atau sebaiknya HL.M Faozal segera mengundurkan secara pribadi demi kebaikan bersama” pinta HL Basir.

Terpisah, Kadis Perhubungan NTB HL.M.Faozal saat dihubungi via WaatShapp mengaku tidak tahu menahu tentang masalah ini dan ASTINDO bahkan tidak mengenal sama sekali DD, dan mengaku tidak pernah tahu kalau ASTINDO menyewa kendaraan dari Malang dan Surabaya seperti yang disebutkan.

“Dinas tidak tahu menahu urusan sewa menyewa ,dan tidak ada hubungan dinas dengan saudara dedi dan Astindo di masalah transport malang ini,” timpalnya.

Saya baru tadi bertemu perwakilan sopir angkutan ini dan saya minta dia keluar dari halaman dinas perhubungan, kata Kadishub.

Ditegaskannya, Dinas perhubungan hanya memfasilitasi setikernya …dan itu akses masuk ke parkir timur dan parkir barat ..data nya ada pada kabid angkutan .dan tidak ada kaitan nya dengan duit, tegasnya.

“Itu bukan ranah kami jadi kami sendiri tidak tau menahu persoalan ini,” imbuh Faozal

Sementara D Yudha Ketua Asosiasi Pokdarwis KSB juga mengatakan hal yang sama, bahwa Astindo sudah mempermalukan pemilik hotel dan restauran di Sumbawa Barat, betapa tidak Astindo menjanjikan paket Wisata dengan ketentuan 100 orang wisatawan di KSB selama pagelaran motogp, ternyata gagal total hanya PHP ” saya sangat kecewa dengan Astindo karena merasa dirugikan dan dipermalukan ke pihak perhotelan dan pengelola obyek wisata di ksb yang direkomendasikan untuk paket wisatanya ” Kata D Yudha kesal

Menurut Yudha, pihaknya telah mengeluarkan biaya melalui Disparpora ksb untuk memfasilitasi kunjungan ketua DPD Astindo NTB dan Timnya, namun yang didapatkan hanya Bualan belakang. ( red)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Silaturahim di SDN Jorok, Ketua DPRD Dorong Dunia Pendidikan Songsong Era 4.0

Sel Mar 22 , 2022
Spread the love       Sumbawa Besar, bidikankameranews.com – sebagai upaya untuk mendorong kemajuan dalam dunia pendidikan di Tana Samawa, Ketua Komite […]
content-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000516

118000517

118000518

118000519

118000520

118000521

118000522

118000523

118000524

118000525

118000526

118000527

118000528

118000529

118000530

118000531

118000532

118000533

118000534

118000535

118000536

118000537

118000538

118000539

118000540

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

118000556

118000557

118000558

118000559

118000560

118000561

118000562

118000563

118000564

118000565

118000566

118000567

118000568

118000569

118000570

128000581

128000582

128000583

128000584

128000585

128000586

128000587

128000588

128000589

128000590

128000591

128000592

128000593

128000594

128000595

128000596

128000597

128000598

128000599

128000600

128000601

128000602

128000603

128000604

128000605

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

128000621

128000622

128000623

128000624

128000625

128000626

128000627

128000628

128000629

128000630

128000631

128000632

128000633

128000634

128000635

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

208000251

208000252

208000253

208000254

208000256

208000257

208000258

208000259

208000260

208000261

208000262

208000263

208000264

208000265

208000266

208000267

208000268

208000269

208000270

208000271

208000272

208000273

208000274

208000275

208000276

208000277

208000278

208000279

208000280

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

208000296

208000297

208000298

208000299

208000300

208000301

208000302

208000303

208000304

208000305

208000306

208000307

208000308

208000309

208000310

content-1701