Kades Tongo Diduga Menjadi ” Mafia Tanah “, Warga Minta Kejaksaan Turun Tangan

Spread the love

Kades Tongo Diduga Menjadi ” Mafia Tanah “, Warga Minta Kejaksaan Turun Tangan

 

Tongo Sumbawa Barat, bidikankameranews.com

Diduga Kades Tongo Kecamatan Sekongkang Kabupaten Sumbawa Barat Idham Khalid memanfaatkan dan menyalahi wewenangnya untuk memperkaya diri sendiri selaku aparatur pemerintahan desa , dimana ia telah mengklaim tanah milik 14 warga Tongo yang lokasi di Blok Pongon Seluas 5 Hektar, yang mana tanah tersebut sudah masuk dalam pembebasan PT AMNT dengan nilai ganti rugi yang sangat fantastis.

Hasil penelusuran tim Gabungan Jurnalis Investigasi ( GJI ) Kabupaten Sumbawa Barat pada kamis, ( 26/10 ) didesa Tongo kepada 14 warga selaku pemilik tanah tersebut, mengatakan kepada tim GJI bahwa sangat menyayangkan ulah kades tongo Idham Khalid yang tidak mau membuat SPPT dan Sporadik, yang mana tanah tersebut telah diklaim miliknya dengan alasan sudah dibeli dari Sahnan warga SP 1 Desa Ai Kangkung Kecamatan Sekongkang, namun anehnya saay diminta bukti jual beli tanah tersebut, oleh Kades Idham Khalid menjawab, ” masyarakat tidak berhak melihat dokumen jual beli, kalau lihat di pengadilan saja ” kata Alwi pemilik tanah menirukan ucapan Idham Khalid kepada Tim GJI.

Menurut Alwi selaku perwakilan 14 warga pemilik tanah tersebut, bahwa kades idham khalid berupaya mempersulit warga dalam mengeluarkan SPPT dan Sporadik tanah tersebut, yang mana tanah tersebut akan dibebaskan oleh PT AMNT dengan nilai 1 milyar/hektar , ” ada upaya kades idham khalid ingin menguasai tanah tersebut untuk dibebaskan ke PT AMNT dengan nilai ganti rugi yang sangat fantastis ” kata Alwi
Muhamad Alwi menjelaskan atas perbuatan kades tongo idham Khalid, yang telah mengklaim tanah warisan warganya seluas 5 hektar dengan telah membuat sporadik atas nama Idham Khalid, tanpa ada musyawarah dan mufakat dengan tokoh masyarakat, kepala dusun, BPD termasuk ahli waris dari orang tua pemilik tanah yang berladang dan berkebun diwilayah blok Pongol dari tahun 1977 sampai dengan tahun 1998, “ atas perbuatan dan tindakan kepala desa Idham Khalid tersebut, telah membuat masyarakat desa tongo resah karena telah merugikan hak ahli waris dari tanah tersebut “ kata Alwi

Alwi juga menilai Kepala desa Idham Khalid ini telah menyalahgunakan wewenang jabatannya dan melakukan tindakan diskriminatif terhadap warga atau golongan tertentu dengan berupaya ingin menguasai tanah tersebut.

Inilah Sejarah Singkat Tanah Blok Pongol yang diklaim Kepala Desa Idham Khalid miliknya

Pada tahun 1970-1979, orang tua kami membuka lahan diblok kebo pongol yang berladang secara bergantian dan berpindah-pindah pada tahun 1970-1978, masuk transmigrasi diwilayah desa Aik Kangkung , pada tahun itu ada beberapa masyarakat yang ikut transmigrasi dan sebagaian masyarakat masih berladang, pada tahun 1993 ada sekelompook penadatang yang datang dari pulau lombok yang bernama amaq Suni, Amaq Sani, Amaq Senan dan Amaq bangkol, mereka datang ke Pulau Sumbawa dengan tujuan mencari ijuk untuk membuat sapu, nah pada saat itu mereka berkeinginan tinggal dipulau sumbawa dusun tongo, lalu mereka numpang tinggal dikebun bapak Acang ( Almarhum ) dan membuat sebuah gubuk sebagai tempat tinggal sementara, tak lama kemduian kebun itu dibayar oleh perusahaan PT PBU untuk dijadikan Mess Karyawan, kemudian mereka Amaq Suni, Amaq Sani, Amaq Senan dan Amaq Bangkol pindah ke Lokasi Blok Kebo Pongol sebagai tempat tinggal sementara.

Pada Tahun 1999 Pemerintah Desa Tongo, membeli tanah sebagai tempat mereka pendatang yang berada dikebun-kebun dan ladang lalu mereka membuat sebuah dusun yang bernama dusun tamalang, dari tahun 1995 sampai 1999 mereka meninggalkan kebun tersebut, mereka tinggal dikampung Tamalang, pada tahun 2018 masuk program Prona dari pemerintah, mereka berbondong-bondong datang keladang untuk mengukur dan membuat sertifikat sebagai hak milik tanpa pemberitahuan kepada kepala Dusun Tongo sebagai pemilik wilayah, jadi kesimpulan tanah tersebut yang mereka klaim tidak pernah mereka membeli kepada warga dusun tongo , tidak ada yang kasih dan tidak ada yang menjual kepada mereka, itulah sejarah singkat tanah Blok Kebo Pongol.

Nah yang menjadi pertanyaan, mengapa tanah tersebut kini dibawah penguasaan Kades Tongo Idham Khalid, padahal tanah tersebut milik 14 warga berasal dari warisan orang tua, karena tanah tersebut akan dibebaskan oleh PT AMNT , idham khalid bertahan bahwa tanah tersebut miliknya yang sudah dibeli dari Sahnan, padahal Sahnan awalnya membeli dari Amaq uyun seluas 75 Are sesuai SPPT an Amaq Uyun.
Amaq Uyun selaku pemilik asal tanah tersebut, kepada Tim GJI di dusun Senutuk Desa Tongo menerangkan sebagian tanah tersebut sudah dijual kepada Sahnan senilai 20 Juta, namun dirinya sudah dibodohi oleh Sahnan yang hanya diberikan uang pembayaran sebesar Rp 11 Juta dengan luas sesuai SPPT ( 75 Are ), “ saat itu saya dipanggil oleh sahnan disalah satu rumah makan di taliwang untuk menanda tangani kertas kosong, karena saya orang bodoh dan tidak bisa baca tulis, ya saya tanda tangan kertas tersebut, ternyata saya dapat info tanah tersebut telah dijual ke Kepala Desa Tongo Idham Khalid oleh sahnan senilai Rp 30 juta, saya tidak menjual batas, saya hanya menjual luas sesuai SPPT “ kata Sahnan.

Sementara Hasanudin Mantan Kepala Desa Tongo, menuding kades Idham Khalid ini telah bermain di Mafia Tanah, karena tanah tersebut akan dibebaskan oleh PT AMNT dalam jumlah nilai yang sangat Fantastis, “ Idham Khalid ini bekas Sekdes saya, dan orangnya sangat licik maka saya pecat dia menjadi sekdes karena kelicikannya memalsukan tanda tangan saya selaku kepala desa saat itu “ kata Hasanudin.

Menurut Hasanudin, sebelum Idham Khalid menjadi Kepala Desa Tongo tidak memiliki harta tanah yang begitu luas, jangankan dia orang tuannya saya tidak punya harta tanah, sampai hari ini saya heran..?, bagaimana kades Idham Khalid dapat memiliki tanah yang begitu banyak dengan mengambil tanahnya orang-orang desa tongo, “ tanah yang diklaim oleh kades Idham Khalid itu adalah tanah milik warga tongo yang sudah turun temurun bercocok tanam ditanah tersebut, dia ( Idham Kahlid ) datang dari seloto saat itu ambil istri orang tongo, baru 2 tahun kawin saya angkat menjadi Sekdes saya “ kata Hasanudin

Menurut Hasanudin, Idham Khalid ini saat menjabat menjadi Sekdes Tongo, saya diakalin dengan memalsukan tanda tangan saya dalam hal jual beli tanah warga termasuk APBDes dia { Idham Khalid } merekayasa semua tanda tangan saya selaku kepala desa, makanya saya langsung memecatnya saat itu sebagai Sekdes “ aku Hasanudin

Saya selaku Kepala Desa Tongo saat itu, tahu persis tabiat sahnan, orang itu sangat licik dan banyak akal , apalagi saat pegang Ketua Peliuk saat itu, habis dana peliuk dimakannya dan dia sahnan saat itu diusir dari SP1 dan pindah ke tongo karena terlalu licik, “ jadi saya tahu karakter masyarakat saya karena saya mantan kepala desa tongo “ kata Hasanudin

Memang saat saya menjabat menjadi kepala desa tongo, lokasi tanah tersebut masuk dalam program Prona, namun yang usulkan saat itu bukan warga saya akan tetapi masyarakat dari luar pulau sumbawa, makanya saya tidak urus proses administrasi pronanya, dan sempat saya minta kepada ahli waris tanah tersebut untuk datang mendaftarkan Prona oleh ahli waris, namun karena saat itu ahli waris sibuk bekerja di PT NNT, maka tidak ada yang datang, anehnya kok saat ini ada nama orang lain yang menjual tanah tersebut yang kini dikuasai oleh kepala desa Idham khalid “ ini permainan mafia tanah, dan saya minta kejaksaan untuk mengusut dugaan Mafia tanah Kades Tongo , kasihan masyarakat dibodohi oleh ulah kades togo “ harap Hasanudin

Sementara Tim GJI menyambangi kantor Desa Tongo untuk bertemu dengan kepala desa Tongo Idham khalid guna mengkofimasi persoalan dugaan mafia tanah tersebut pada jum’at 27/10, akan tetapi Kepala desa tidak mau menemui tim GJI dan langsung meluncur keAik Kangkung tanpa alasan, Tim GJI berupaya menghubungi lewat Watshaap, namun tidak ada respon, karena tidak ada respon Tim GJI mencoba menghubungi langsung via Watshaap sebanyak 3 kali, namun tidak diangkat, hingga berita ini diturunkan Kades tongo idham Khalid tidak ditemui { Edi/ Tim GJI KSB }


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Camat Maluk Gelar Sholat Istisqo Berjamaah

Jum Okt 27 , 2023
Spread the love       Camat Maluk Gelar Sholat Istisqo Berjamaah Sumbawa Barat, bidikankameranews.com Musim kemarau panjang dan kekeringan akibat dampak dari […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

berita 128000726

berita 128000727

berita 128000728

berita 128000729

berita 128000730

berita 128000731

berita 128000732

berita 128000733

berita 128000734

berita 128000735

berita 128000736

berita 128000737

berita 128000738

berita 128000739

berita 128000740

berita 128000741

berita 128000742

berita 128000743

berita 128000744

berita 128000745

berita 128000746

berita 128000747

berita 128000748

berita 128000749

berita 128000750

berita 128000751

berita 128000752

berita 128000753

berita 128000754

berita 128000755

artikel 128000821

artikel 128000822

artikel 128000823

artikel 128000824

artikel 128000825

artikel 128000826

artikel 128000827

artikel 128000828

artikel 128000829

artikel 128000830

artikel 128000831

artikel 128000832

artikel 128000833

artikel 128000834

artikel 128000835

artikel 128000836

artikel 128000837

artikel 128000838

artikel 128000839

artikel 128000840

artikel 128000841

artikel 128000842

artikel 128000843

artikel 128000844

artikel 128000845

artikel 128000846

artikel 128000847

artikel 128000848

artikel 128000849

artikel 128000850

article 138000756

article 138000757

article 138000758

article 138000759

article 138000760

article 138000761

article 138000762

article 138000763

article 138000764

article 138000765

article 138000766

article 138000767

article 138000768

article 138000769

article 138000770

article 138000771

article 138000772

article 138000773

article 138000774

article 138000775

article 138000776

article 138000777

article 138000778

article 138000779

article 138000780

article 138000781

article 138000782

article 138000783

article 138000784

article 138000785

article 138000816

article 138000817

article 138000818

article 138000819

article 138000820

article 138000821

article 138000822

article 138000823

article 138000824

article 138000825

article 138000826

article 138000827

article 138000828

article 138000829

article 138000830

article 138000831

article 138000832

article 138000833

article 138000834

article 138000835

article 138000836

article 138000837

article 138000838

article 138000839

article 138000840

article 138000841

article 138000842

article 138000843

article 138000844

article 138000845

article 138000786

article 138000787

article 138000788

article 138000789

article 138000790

article 138000791

article 138000792

article 138000793

article 138000794

article 138000795

article 138000796

article 138000797

article 138000798

article 138000799

article 138000800

article 138000801

article 138000802

article 138000803

article 138000804

article 138000805

article 138000806

article 138000807

article 138000808

article 138000809

article 138000810

article 138000811

article 138000812

article 138000813

article 138000814

article 138000815

story 138000816

story 138000817

story 138000818

story 138000819

story 138000820

story 138000821

story 138000822

story 138000823

story 138000824

story 138000825

story 138000826

story 138000827

story 138000828

story 138000829

story 138000830

story 138000831

story 138000832

story 138000833

story 138000834

story 138000835

story 138000836

story 138000837

story 138000838

story 138000839

story 138000840

story 138000841

story 138000842

story 138000843

story 138000844

story 138000845

article 138000726

article 138000727

article 138000728

article 138000729

article 138000730

article 138000731

article 138000732

article 138000733

article 138000734

article 138000735

article 138000736

article 138000737

article 138000738

article 138000739

article 138000740

article 138000741

article 138000742

article 138000743

article 138000744

article 138000745

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

journal-228000376

journal-228000377

journal-228000378

journal-228000379

journal-228000380

journal-228000381

journal-228000382

journal-228000383

journal-228000384

journal-228000385

journal-228000386

journal-228000387

journal-228000388

journal-228000389

journal-228000390

journal-228000391

journal-228000392

journal-228000393

journal-228000394

journal-228000395

journal-228000396

journal-228000397

journal-228000398

journal-228000399

journal-228000400

journal-228000401

journal-228000402

journal-228000403

journal-228000404

journal-228000405

article 228000376

article 228000377

article 228000378

article 228000379

article 228000380

article 228000381

article 228000382

article 228000383

article 228000384

article 228000385

article 228000386

article 228000387

article 228000388

article 228000389

article 228000390

article 228000391

article 228000392

article 228000393

article 228000394

article 228000395

article 228000396

article 228000397

article 228000398

article 228000399

article 228000400

article 228000401

article 228000402

article 228000403

article 228000404

article 228000405

article 228000406

article 228000407

article 228000408

article 228000409

article 228000410

article 228000411

article 228000412

article 228000413

article 228000414

article 228000415

article 228000416

article 228000417

article 228000418

article 228000419

article 228000420

article 228000421

article 228000422

article 228000423

article 228000424

article 228000425

article 228000426

article 228000427

article 228000428

article 228000429

article 228000430

article 228000431

article 228000432

article 228000433

article 228000434

article 228000435

article 238000461

article 238000462

article 238000463

article 238000464

article 238000465

article 238000466

article 238000467

article 238000468

article 238000469

article 238000470

article 238000471

article 238000472

article 238000473

article 238000474

article 238000475

article 238000476

article 238000477

article 238000478

article 238000479

article 238000480

article 238000481

article 238000482

article 238000483

article 238000484

article 238000485

article 238000486

article 238000487

article 238000488

article 238000489

article 238000490

article 238000491

article 238000492

article 238000493

article 238000494

article 238000495

article 238000496

article 238000497

article 238000498

article 238000499

article 238000500

article 238000501

article 238000502

article 238000503

article 238000504

article 238000505

article 238000506

article 238000507

article 238000508

article 238000509

article 238000510

article 238000511

article 238000512

article 238000513

article 238000514

article 238000515

article 238000516

article 238000517

article 238000518

article 238000519

article 238000520

update 238000492

update 238000493

update 238000494

update 238000495

update 238000496

update 238000497

update 238000498

update 238000499

update 238000500

update 238000501

update 238000502

update 238000503

update 238000504

update 238000505

update 238000506

update 238000507

update 238000508

update 238000509

update 238000510

update 238000511

update 238000512

update 238000513

update 238000514

update 238000515

update 238000516

update 238000517

update 238000518

update 238000519

update 238000520

update 238000521

sumbar-238000396

sumbar-238000397

sumbar-238000398

sumbar-238000399

sumbar-238000400

sumbar-238000401

sumbar-238000402

sumbar-238000403

sumbar-238000404

sumbar-238000405

sumbar-238000406

sumbar-238000407

sumbar-238000408

sumbar-238000409

sumbar-238000410

content-1701