Bappeda NTB Terima Kunjungan Wakil Ketua Dan Anggota Komisi 2 DPRD KSB Guna Konsultasi DBH

Spread the love

Mataram, bidikankameranews.com- Rabu, 13 Maret 2024 Kepala Bappeda Provinsi Nusa tenggara Barat , didampingi Sekretaris Badan dan Kepala Bidang Perencanaan , menerima rombongan kunjungan kerja anggota Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa Barat. Rombongan kunjungan kerja diterima di ruang rapat kantor Bappeda Provinsi Nusa Tenggara Barat.

Adapun maksud dan tujuan dilaksanakan kunjungan kerja tersebut adalah dalam rangka untuk berkoordinasi dan berkonsultasi mengenai mekanisme proses perencanaan, pelaksanaan serta evaluasi anggaran pembangunan daerah (APBN dan APBD) tentang Dana Bagi Hasil ( DBH ) yang selama ini telah dijalankan di Provinsi Nusa Tenggara Barat

Dalam agenda koordinasi dan konsultasi ini, wakil Ketua DPRD Abidin Nasar selalu ketua rombongan bersama anggota Komisi II DPRD menyampaikan mengenai kondisi pelaksanaan perencanaan dan evaluasi anggaran yang dijalankan di daerahnya selama ini yaitu Dana Bagi Hasil merupakan dana yang bersumber dari pendapatan APBN yang dialokasikan kepada daerah berdasarkan angka persentase tertentu untuk mendanai kebutuhan daerah dalam rangka pelaksanaan desentralisasi.

” Sejauh ini angka angka DBH ini dalam posisi yang belum berubah, karena kami saat ini sedang persiapan pembahasan untuk APBD PERUBAHAN ” katanya.

Menurutnya, hanya memang DBH sejauh ini selalu terlambat masuk ke kas daerah dari dana bagi hasil tersebut, ini perlu dilakukan antisipasi karena selama ini tidak pernah mencapai target 100 persen dan ini jarang sekali terjadi, sehingga dengan kedatangan kami bersama rombongan komisi 2 guna memastikan di APBD perubahan nanti angka yang kita masukan itu adalah angka yang tidak mengada ada, melainkan angka yang sudah pasti sesuai dengan regulasi, itu yang kita konsultasikan ke provinsi katanya.

Selain itu , pihaknya juga mengkonsultasikan dengan beberapa sumber pendapatan tentang yang kita harus antisipasi, karena kemungkinan ditahun 2025 nanti setelah menggunakan UU 1 yang baru ini tentang pajak retribusi itu adalah UU ini mengatur mengenai lingkup hubungan keuangan antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah yang meliputi: 1) pemberian sumber penerimaan daerah berupa pajak dan retribusi; 2) pengelolaan Transfer ke Daerah/TKD; 3) pengelolaan belanja daerah; 4) pemberian kewenangan untuk melakukan pembiayaan daerah; dan 5) pelaksanaan sinergi kebijakan fiskal nasional. Dalam rangka mengalokasikan sumber daya nasional secara lebih efisien.

” Pemerintah memberikan kewenangan kepada Daerah untuk memungut Pajak dan Retribusi dengan penguatan melalui restrukturisasi jenis Pajak, pemberian sumber-sumber perpajakan daerah yang baru, penyederhanaan jenis Retribusi, dan harmonisasi dengan UU Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja ” jelas Abidin.

Selain itu, penyederhanaan retribusi dilakukan melalui rasionalisasi jumlah retribusi. Retribusi diklasifikasikan dalam 3 (tiga) jenis, yaitu Retribusi Jasa Umum, Retribusi Jasa Usaha, dan Retribusi Perizinan Tertentu. Dalam rangka mencapai tujuan untuk mengurangi ketimpangan fiskal dan kesenjangan pelayanan antar-daerah, pengelolaan TKD mengedepankan kinerja sehingga dapat memenuhi kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan di daerah, sekaligus mendorong tanggung jawab daerah dalam memberikan pelayanan yang lebih baik secara efisien dan disiplin.

” Prediksi ditahun 2025, kemungkinan potensi pendapatan kita itu menurun inilah yang harus kita antisipasi, supaya mekanisme yang selama ini ada pembayaran bagi hasil di terakhir,dengan UU 1 tahun 2022 ini , nanti langsung masuk ke kas daerah sehingga tidak ada lagi potensi tunggakan. ” Katanya yakin ( ADV )


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Taraweh Berjamaah, Kapolsek Rhee Iptu Harirustaman SH Sampaikan Himbauan Kamtibmas

Kam Mar 14 , 2024
Spread the love      Sumbawa Besar,Bidikan Kamera News –Bertempat di Masjid Jami At Taqwa Darussalam Desa Rhee, Kapolsek Rhee IPTU Harirustaman, SH., […]
content-1701

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

ayowin

yakinjp id

maujp

maujp

sabung ayam online

sv388

taruhan bola online

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

118000501

118000502

118000503

118000504

118000505

118000506

118000507

118000508

118000509

118000510

118000511

118000512

118000513

118000514

118000515

118000516

118000517

118000518

118000519

118000520

118000521

118000522

118000523

118000524

118000525

118000526

118000527

118000528

118000529

118000530

118000531

118000532

118000533

118000534

118000535

118000536

118000537

118000538

118000539

118000540

118000541

118000542

118000543

118000544

118000545

118000546

118000547

118000548

118000549

118000550

118000551

118000552

118000553

118000554

118000555

128000566

128000567

128000568

128000569

128000570

128000571

128000572

128000573

128000574

128000575

128000576

128000577

128000578

128000579

128000580

128000581

128000582

128000583

128000584

128000585

128000586

128000587

128000588

128000589

128000590

128000591

128000592

128000593

128000594

128000595

128000596

128000597

128000598

128000599

128000600

128000601

128000602

128000603

128000604

128000605

128000606

128000607

128000608

128000609

128000610

128000611

128000612

128000613

128000614

128000615

128000616

128000617

128000618

128000619

128000620

138000421

138000422

138000423

138000424

138000425

178000761

178000762

178000763

178000764

178000765

178000766

178000767

178000768

178000769

178000770

178000771

178000772

178000773

178000774

178000775

208000231

208000232

208000233

208000234

208000235

208000236

208000238

208000239

208000240

208000241

208000242

208000243

208000244

208000245

208000246

208000247

208000248

208000249

208000250

208000251

208000252

208000253

208000254

208000256

208000257

208000258

208000259

208000260

208000261

208000262

208000263

208000264

208000265

208000266

208000267

208000268

208000269

208000270

208000271

208000272

208000273

208000274

208000275

208000276

208000277

208000278

208000279

208000280

208000281

208000282

208000283

208000284

208000285

208000286

208000287

208000288

208000289

208000290

208000291

208000292

208000293

208000294

208000295

content-1701