Salamudin Maula Sebut Hadirnya PT AMNT Biang Kerok Kemiskinan Masyarakat , CSR Perusahaan Tidak Transparan

Spread the love

Salamudin Maula Sebut Hadirnya PT AMNT Biang Kerok Kemiskinan Masyarakat , CSR Perusahaan Tidak Transparan

Salamudin Maula Tokoh Masyarakat Penggugat Sisa Saham 7 Persen PT AMNT

Sumbawa NTB – bidikankameranews.com – Keberadaan PT Amman Mineral Nusa Tenggara ( AMNT ) selaku perusahaan Pertambangan Emas Raksasa di Batu Hijau Kabupaten Sumbawa Barat, justru Perusahaan Tambang tersebut tidak mampu menyejahterakan warga masyarakat, ” mengacu pada pandangan bahwa industri pertambangan, meskipun menghasilkan keuntungan ekonomi, seringkali gagal meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah sekitarnya terutama bagi masyarakat sumbawa barat yang sangat sulit sekali mendapatkan akses pekerjaan sebagai warga lokal, itupun kalau ada diperkerjakan hanya dijadikan karyawan buruh kasar atau buruh serabutan, sementara banyak Tenaga Kerja Luar Daerah dan Tenaga Kerja Asing ( china, RRT ) diperkerjakan sebagai karyawan tetap dengan gaji yang diatas rata – rata, hal ini telah membuktikan kalau keberadaan PT AMNT Sebagai Biang Kerok kemiskinan di kabupaten sumbawa barat, hal ini dikatakan Salamudin tokoh masyarakat yang juga selaku Penggugat Saham 24 Persen hingga kini dimana rimbanya kepada media minggu ( 20 /07 )

Salamudin juga menyoroti, Banyak daerah yang menjadi pusat pertambangan justru memiliki angka kemiskinan yang tinggi dan mengalami kerusakan lingkungan.

” Saya melihat pertambangan adalah sektor penting dalam pembangunan suatu daerah bisa menjadi sektor awal untuk dapat mensejahterahkan masyarakat, akan tetapi undang- undang pertambangan sangat tidak adil kepada daerah produksi ,

” sewaktu jaman Newmont Nusa Tenggara saja , yang pengelolaan tambang nya cukup transparan saja , tidak mampu membuat rakyat daerah KSB sejahtera, apalagi jaman PT AMNT dibawah perintahan Jokowi yang cenderung merampok sumber daya alam , pertanyaannya .., dimasa PT AMMAN ini apa yang sudah di dapat daerah Sumbawa Barat dari pertambangan dan dari hasil tersebut apa yang sudah di lakukan pemerintah daerah ” kata Salamudin penuh tanya.

Salamudin melihat, kalau UU MINERBA harus di rubah , untuk daerah penghasil harus mendapat saham kosong minimal 5% lah, kyai Zulkiefli Muhadli selaku Bupati KSB saat itu dan dijaman TGB saham yang harus menjadi hak kita telah di jual , sehingga hari ini kita hanya mendapat debu dan dampak kerusakan lingkungan dan kerusakan sosial .

” Nah adakah orang yg berani pertanyakan dana reklamasi dari tambang tersebut , sudah berapa anggaran yang terkumpul dan dimana dana tersebut, bayangkan di jaman NNT saja dana reklamasinya katanya sudah terkumpul, kalau nggak salah 800 M tidak ketahuan dimana rimbanya dan sekarang ada tidak yang mempertanyakan anggaran reklamasi tersebut..?” Kata Salamudin

Salamudin juga menyebut Beberapa faktor kegagalan akabibat tidak transparansinya perusahaan dan menyebabkan hal ini adalah:

Eksploitasi Sumber Daya Alam:

Perusahaan tambang seringkali mengeksploitasi sumber daya alam suatu daerah tanpa memberikan manfaat yang sepadan bagi masyarakat lokal.
Kerusakan Lingkungan:

Industri pertambangan dapat menyebabkan kerusakan lingkungan yang serius, seperti pencemaran air dan udara, serta hilangnya lahan pertanian.

Kesenjangan Ekonomi:

Keuntungan dari pertambangan seringkali dinikmati oleh segelintir orang, sementara masyarakat lokal tetap terjebak dalam kemiskinan.

Kurangnya Transparansi dan Partisipasi:

Kurangnya transparansi dalam pengelolaan sumber daya alam dan kurangnya partisipasi masyarakat dalam pengambilan keputusan terkait pertambangan juga menjadi masalah.

UU Minerba yang Bermasalah:

Undang-undang Mineral dan Batubara (UU Minerba) dinilai memiliki pasal-pasal yang dapat merugikan masyarakat, seperti pasal yang membatasi hak masyarakat untuk menyampaikan aspirasi dan tuntutan.

Beberapa solusi yang bisa dipertimbangkan:

Penerapan Prinsip Pembangunan Berkelanjutan:

Perusahaan tambang harus menerapkan prinsip pembangunan berkelanjutan yang mempertimbangkan aspek lingkungan, sosial, dan ekonomi.

Peningkatan Transparansi dan Partisipasi:

Masyarakat harus dilibatkan dalam pengambilan keputusan terkait kegiatan pertambangan dan diajak untuk berpartisipasi dalam pengelolaan sumber daya alam.

Peningkatan CSR yang Efektif:

Dana Corporate Social Responsibility (CSR) harus dikelola dengan transparan dan digunakan untuk program-program yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.

Penyempurnaan UU Minerba:

Pemerintah perlu menyempurnakan UU Minerba agar lebih berpihak pada kepentingan masyarakat dan lingkungan.

Peningkatan Pengawasan:

Pemerintah dan masyarakat perlu meningkatkan pengawasan terhadap kegiatan pertambangan agar sesuai dengan peraturan yang berlaku dan tidak merugikan masyarakat.

Dengan upaya-upaya ini, diharapkan industri pertambangan dapat menjadi sumber kesejahteraan bagi masyarakat, bukan justru menjadi sumber penderitaan

Sebagai mantan anggota DPRD yg menggugat penjualan saham PT NNT 24% dan juga pertanyakan kemana uang hasil penjualan saham tersebut dan juga sisa saham 7% dikemanakan, untuk itu Salamudin juga meminta penjelasan dari Pemrov NTB ” dikemanakan sisa saham yang 7 persen tersebut ” kata Salamudin mempertanyakan. ( reporter Edi )

 


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Audiensi Bupati Sumbawa Barat Terkait Jaringan Irigasi Menuju Kecamatan Jereweh, Kementerian PU RI Beri Lampu Hijau

Ming Jul 20 , 2025
Spread the love      Audiensi Bupati Sumbawa Barat Terkait Jaringan Irigasi Menuju Kecamatan Jereweh, Kementerian PU RI Beri Lampu Hijau Jakarta – […]
content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 338000031

artikel 338000032

artikel 338000033

artikel 338000034

artikel 338000035

artikel 338000036

artikel 338000037

artikel 338000038

artikel 338000039

artikel 338000040

artikel 338000041

artikel 338000042

artikel 338000043

artikel 338000044

artikel 338000045

artikel 338000046

artikel 338000047

artikel 338000048

artikel 338000049

artikel 338000050

artikel 338000051

artikel 338000052

artikel 338000053

artikel 338000054

artikel 338000055

artikel 338000056

artikel 338000057

artikel 338000058

artikel 338000059

artikel 338000060

artikel 338000061

artikel 338000062

artikel 338000063

artikel 338000064

artikel 338000065

artikel 338000066

artikel 338000067

artikel 338000068

artikel 338000069

artikel 338000070

artikel 338000071

artikel 338000072

artikel 338000073

artikel 338000074

artikel 338000075

artikel 338000076

artikel 338000077

artikel 338000078

artikel 338000079

artikel 338000080

artikel 338000081

artikel 338000082

artikel 338000083

artikel 338000084

artikel 338000085

artikel 338000086

artikel 338000087

artikel 338000088

artikel 338000089

artikel 338000090

artikel 338000091

artikel 338000092

artikel 338000093

artikel 338000094

artikel 338000095

artikel 338000096

artikel 338000097

artikel 338000098

artikel 338000099

artikel 338000100

artikel 338000101

artikel 338000102

artikel 338000103

artikel 338000104

artikel 338000105

artikel 338000106

artikel 338000107

artikel 338000108

artikel 338000109

artikel 338000110

artikel 338000111

artikel 338000112

artikel 338000113

artikel 338000114

artikel 338000115

artikel 338000116

artikel 338000117

artikel 338000118

artikel 338000119

artikel 338000120

artikel 338000121

artikel 338000122

artikel 338000123

artikel 338000124

artikel 338000125

artikel 338000126

artikel 338000127

artikel 338000128

artikel 338000129

artikel 338000130

artikel 338000131

artikel 338000132

artikel 338000133

artikel 338000134

artikel 338000135

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

article 710000221

article 710000222

article 710000223

article 710000224

article 710000225

article 710000226

article 710000227

article 710000228

article 710000229

article 710000230

article 710000231

article 710000232

article 710000233

article 710000234

article 710000235

article 710000236

article 710000237

article 710000238

article 710000239

article 710000240

article 710000241

article 710000242

article 710000243

article 710000244

article 710000245

article 710000246

article 710000247

article 710000248

article 710000249

article 710000250

article 710000251

article 710000252

article 710000253

article 710000254

article 710000255

article 710000256

article 710000257

article 710000258

article 710000259

article 710000260

article 710000261

article 710000262

article 710000263

article 710000264

article 710000265

article 710000266

article 710000267

article 710000268

article 710000269

article 710000270

article 710000271

article 710000272

article 710000273

article 710000274

article 710000275

article 710000276

article 710000277

article 710000278

article 710000279

article 710000280

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

artikel 898100196

artikel 898100197

artikel 898100198

artikel 898100199

artikel 898100200

artikel 898100201

artikel 898100202

artikel 898100203

artikel 898100204

artikel 898100205

artikel 898100206

artikel 898100207

artikel 898100208

artikel 898100209

artikel 898100210

artikel 898100211

artikel 898100212

artikel 898100213

artikel 898100214

artikel 898100215

artikel 898100216

artikel 898100217

artikel 898100218

artikel 898100219

artikel 898100220

artikel 898100221

artikel 898100222

artikel 898100223

artikel 898100224

artikel 898100225

content-1701