
Sumbawa Besar, bidikankameranews.com — Pemerintah Kabupaten Sumbawa bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Sumbawa resmi mencanangkan Gerakan Sumbawa Berzakat (Geras Berkat) yang digelar di Kantor Bupati Sumbawa, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Sumbawa, Ir. Syarafuddin Jarot, Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori bersama Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, Sekda Sumbawa, Dr. H. Budi Prasetyo, Ketua Baznas Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag MM.Inov beserta seluruh jajarannya, para Kadis, dan masyarakat Kab. Sumbawa.
Dalam sambutannya, Ketua Baznas Kab. Sumbawa, Dea Guru Syukri Rahmat S.Ag MM.Inov, menegaskan bahwa zakat merupakan ibadah pokok dalam ajaran Islam.
“Bagi kita umat Islam, zakat adalah rukun Islam yang kedudukannya sejajar dengan shalat. Tidak kurang dari 27 kali perintah zakat disebutkan dalam Al-Qur’an dan selalu berdampingan dengan perintah shalat,” ujarnya.
Ia mengajak masyarakat memaknai pencanangan Geras Berkat sebagai momentum untuk memasyarakatkan gerakan zakat, infak, dan sodakoh di Kabupaten Sumbawa.
“Zakat memberikan keberkahan bagi hidup dan harta kita. Rasulullah SAW bersabda, orang yang menunaikan zakat akan dihilangkan keburukan dari dirinya,” unkap Dea Guru Syukri.
Ketua Baznas juga memaparkan berbagai program yang bersinergi dengan program pemerintah yang telah disiapkan untuk memastikan zakat yang terhimpun benar-benar memberi manfaat luas bagi masyarakat Sumbawa.
Program tersebut meliputi: Sumbawa Sehat, membantu fakir miskin dalam proses pengobatan. Sumbawa Makmur, meningkatkan taraf hidup masyarakat miskin agar keluar dari garis kemiskinan. Sumbawa Taqwa, mendukung pembangunan rumah ibadah dan orang-orang yang berjuang di jalan Allah. Sumbawa Cerdas, membantu para guru tidak tetap serta siswa kurang mampu dalam menunjang biaya pendidikan, paparnya.
Ia mengajak para ASN dan semua pihak untuk menyalurkan zakat, infaq dan sedekah melalui Baznas kabupaten Sumbawa.
“Kami pastikan amanah, zakat, infak, dan sedekah akan disalurkan sesuai syariat Islam, regulasi zakat, perda, perbup, dan edaran bupati. Jangan ragu menyalurkan melalui Baznas,” ajaknya.
Sementara itu, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot MP menyampaikan dukungan penuh terhadap gerakan ini. Menurutnya, Geras Berkat adalah strategi terarah dan terorganisir untuk menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan, termasuk di wilayah pelosok yang selama ini sulit tersentuh.
“Sering kita lihat di kota, satu masjid bisa menyembelih 300 hingga 700 hewan kurban, sementara di pelosok tidak ada satu pun. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan. Begitu juga zakat, jumlahnya besar di kawasan menengah ke atas, tetapi tidak selalu sampai kepada masyarakat di pinggiran yang bahkan untuk makan sehari-hari masih kekurangan.” ungkap Bupati.
Bupati menekankan pentingnya edukasi, dialog, dan aksi nyata dalam menggerakkan kesadaran berzakat, bukan hanya slogan. Pemerintah daerah, katanya, akan selalu berada di garis depan untuk mendukung Baznas melalui pengelolaan yang profesional dan tepat sasaran.
“Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri, begitu pula Baznas. Kolaborasi adalah kunci agar manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat. Kita berharap Geras Berkat menjadi gerakan yang tumbuh dari masyarakat, hidup di masyarakat, dan kembali kepada masyarakat,” tegasnya.
Menurut Bupati, Geras Berkat ini menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun budaya berzakat sebagai bagian dari upaya memperkuat ketahanan sosial dan kesejahteraan warga di Tana Intan Bulaeng, tandasnnya. (*)













