Dikes KSB Himbau Masyarakat Tak Lengah Soal Rabies

Spread the love

Dikes KSB Himbau Masyarakat Tak Lengah Soal Rabies

Sumbawa Barat, bidikankameranews.com

Perkembangan kasus gigitan anjing gila diwilayah Kabupaten Sumbawa Barat saat ini dilaporkan kian menyebar, sebelumnya hanya di kecamatan Taliwang kini kasus serupa pula terjadi beberapa kecamatan lainnya diwilayah KSB.

Menyikapi penyebaran kasus tersebut, Kepala Dinas Kesehatan (Dikes) Kabupaten Sumbawa Barat, H Tuwuh SAP melalui Sekretaris Dinas, Hj Erna Idawati S.Keb saat dikonfirmasi media ini, terus menghimbau kepada masyarakat untuk tidak lengah terhadap ancaman penyebab penyakit Rabies (Anjing Gila) yang diketahui telah menelan korban luka luka.

Rabies (Penyakit Anjing Gila) merupakan penyakit menular akut yang menyerang susunan saraf pusat pada manusia dan hewan berdarah panas yang disebabkan oleh virus Rabies, ditularkan melalui saliva (anjing, kucing, kera) yang kena rabies dengan jalan gigitan atau melalui luka terbuka.

“Dibutuhkan kerjasama dan kepedulian dari masyarakat dalam mencegah penyebaran kasus ini,” ujarnya.

Lebih lanjut Hj Erna Idawati S.Keb menguraikan, berdasarkan data Pemetaan Kondisi Epidemiologi Rabies di Kabupaten Sumbawa Barat, update tanggal 5 April 2022 diketahui data kumulatif berdasarkan Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) berjumlah 43 kasus, Vaksin Anti Rabies (VAR) berjumlah 43 sasaran/kasus, Serum Anti Rabies (SAR) 3 kasus.

Dengan rincian untuk kecamatan Poto Tano terdapat 2 kasus (desa Kokarlian), kecamatan Taliwang dilaporkan salah satu wilayah di KSB yang dinyatakan Resiko Tinggi (Resti) lantaran total 26 kasus terdiri atas : desa Lalar Liang 1 kasus, Kelurahan Kuang 3 kasus, Kertasari 1 kasus, Bugis 1 kasus, Dalam 3 kasus, Menala 6 kasus, Sampir 7 kasus, Seloto 1 kasus, Tamekan 1 kasus, Telaga Bertong 2 kasus.

Kemudian kecamatan Maluk 2 kasus, kecamatan Sekongkang 3 kasus (Lemar Lempoh), kecamatan Seteluk 1 kasus, kecamatan Brang Rea 3 kasus (desa Beru, Sapugara Bree, Seminar Sakit), kecamatan Brang Ene 1 kasus, kecamatan Jereweh 5 kasus (Desa Beru).

“Dari data tersebut, hanya kecamatan Taliwang yang masuk dalam Resiko Tinggi (warna Merah pada peta GHPR) dikarenakan dari sebagian Sample yang di ambil dan uji di laboratorium dinyatakan positif, sedangkan tujuh kecamatan lainnya saat ini berstatus resiko rendah (warna kuning pada Peta GHPR),” beber Hj Erna Idawati S.Keb.

Terhadap 43 kasus gigitan anjing gila yang secara keseluruhan telah tertangani perawatannya, untuk pemulihan nya pasca gigitan Anjing Gila, Hj Erna Idawati S.Keb menambahkan, oleh petugas kesehatan setempat terus akan memantau kesehatan pasien/korban untuk tiga kali vaksinasi bagi pasien yang digigit (Anjing Gila,red) dalam bentuk pemberian vaksin Pertama (1) setelah kejadian gigitan, Kedua (II) vaksinasi di hari ke Tujuh, Ketiga (III) vaksinasi di hari ke 21.

“Ketentuan itu di lakukan berdasarkan SOP nya, jika hal itu tidak dilakukan dikhawatirkan korban/pasien akan terinfeksi virus Rabies,” jelas Hj Erna Idawati S.Keb.

Tindakan tersebut dilakukan untuk mengantisipasi timbulnya korban jiwa, yang dikhawatir kan adalah Virus rabies yang mencapai otak berkembang dengan pesat akan menyebabkan peradangan pada otak.

Parahnya, penyebaran virus rabies lebih cepat ketika seseorang mengalami gigitan atau cakaran hewan yang terinfeksi rabies pada bagian leher atau kepala.

Atas dasar itulah dari 43 kasus yang telah tertangani tersebut terdapat tiga orang pasien yang diberikan tindakan Serum Anti Rabies (SAR) dikarenakan luka gigitan (Anjing Gila) cedera pada bagian bahu keatas, dan di khawatir kan virus rabies menyerang bagian otak dan sistem saraf.

“Terkecuali, kalau luka gigitan di bagian bahu ke bawah seperti kaki dan lainnya memungkinkan tidak terlalu mengkhawatirkan terang Hj Erna Idawati S.Keb.

Dalam hal ini masing-masing Puskesmasnya juga punya fungsi melakukan pemantauan terhadap pasien dimaksud melalui tim Surveilance dengan Seksi Promosi Kesehatan (Promkes) Dikes KSB.

Untuk itu, Hj Erna Idawati S.Keb kembali menghimbau kepada masyarakat untuk saat ini tetap waspada dan mengantisipasi potensi penyebaran virus Rabies yang ditularkan melalui gigitan Anjing Gila, terlebih lagi penularan virus Rabies tidak hanya lewat gigitan anjing liar tetapi juga hewan peliharaan lainnya seperti Kucing, Kera.

“Jadi di butuhkan kesadaran masyarakat untuk sama sama mencegah penyebaran nya,” imbuh Hj Erna Idawati S.Keb.

Menanggapi kondisi tersebut, Camat Taliwang, Akunurahmadin SPd kepada wartawan media ini mengaku telah membentuk Tim Kades Sadar Rabies (KASIRA) sejak awal tahun 2022, dalam hal ini tim telah aktif turun ke lapangan dengn mensosialisasikan ke masyarakat untuk mengikat hewan peliharaan dan memvaksin hewan peliharaan.

Upaya dilakukan pihaknya saat ini termasuk menyampaikan himbauan di mushola tepatnya beberapa menit sebelum dilaksanakan ibadah sholat Tarawih.

“Pada momentum itulah masyarakat berkumpul, dan menyampaikan nya berapa berbahayanya virus Rabies ini dan patut di waspadai,” papar Akunurahmadin SPd, Selasa (05/04/2022).(Edi)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Kapolres Bersama Bhayangkari Polres Sumbawa Berbagi Bantuan di Sejumlah Panti Asuhan

Sel Apr 5 , 2022
Spread the love       Sumbawa Besar, bidikankameranews.com – Bulan penuh berkah, Kapolres Sumbawa AKBP Esty Setyo Nugroho S.IK., bersama Ketua Bhayangkari […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 138000661

article 138000662

article 138000663

article 138000664

article 138000665

article 138000666

article 138000667

article 138000668

article 138000669

article 138000670

article 138000671

article 138000672

article 138000673

article 138000674

article 138000675

article 138000676

article 138000677

article 138000678

article 138000679

article 138000680

article 138000681

article 138000682

article 138000683

article 138000684

article 138000685

article 138000686

article 138000687

article 138000688

article 138000689

article 138000690

article 138000691

article 138000692

article 138000693

article 138000694

article 138000695

article 138000696

article 138000697

article 138000698

article 138000699

article 138000700

article 138000701

article 138000702

article 138000703

article 138000704

article 138000705

article 138000706

article 138000707

article 138000708

article 138000709

article 138000710

article 138000711

article 138000712

article 138000713

article 138000714

article 138000715

article 138000716

article 138000717

article 138000718

article 138000719

article 138000720

article 138000721

article 138000722

article 138000723

article 138000724

article 138000725

article 138000706

article 138000707

article 138000708

article 138000709

article 138000710

article 138000711

article 138000712

article 138000713

article 138000714

article 138000715

article 138000716

article 138000717

article 138000718

article 138000719

article 138000720

article 138000721

article 138000722

article 138000723

article 138000724

article 138000725

article 138000726

article 138000727

article 138000728

article 138000729

article 138000730

article 138000731

article 138000732

article 138000733

article 138000734

article 138000735

article 208000456

article 208000457

article 208000458

article 208000459

article 208000460

article 208000461

article 208000462

article 208000463

article 208000464

article 208000465

article 208000466

article 208000467

article 208000468

article 208000469

article 208000470

208000446

208000447

208000448

208000449

208000450

208000451

208000452

208000453

208000454

208000455

article 228000306

article 228000307

article 228000308

article 228000309

article 228000310

article 228000311

article 228000312

article 228000313

article 228000314

article 228000315

article 228000316

article 228000317

article 228000318

article 228000319

article 228000320

article 228000321

article 228000322

article 228000323

article 228000324

article 228000325

article 228000326

article 228000327

article 228000328

article 228000329

article 228000330

article 228000331

article 228000332

article 228000333

article 228000334

article 228000335

article 228000336

article 228000337

article 228000338

article 228000339

article 228000340

article 228000341

article 228000342

article 228000343

article 228000344

article 228000345

article 228000346

article 228000347

article 228000348

article 228000349

article 228000350

article 228000351

article 228000352

article 228000353

article 228000354

article 228000355

article 238000366

article 238000367

article 238000368

article 238000369

article 238000370

article 238000371

article 238000372

article 238000373

article 238000374

article 238000375

article 238000376

article 238000377

article 238000378

article 238000379

article 238000380

article 238000381

article 238000382

article 238000383

article 238000384

article 238000385

article 238000386

article 238000387

article 238000388

article 238000389

article 238000390

article 238000391

article 238000392

article 238000393

article 238000394

article 238000395

article 238000396

article 238000397

article 238000398

article 238000399

article 238000400

article 238000401

article 238000402

article 238000403

article 238000404

article 238000405

article 238000406

article 238000407

article 238000408

article 238000409

article 238000410

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

sumbar-238000366

sumbar-238000367

sumbar-238000368

sumbar-238000369

sumbar-238000370

sumbar-238000371

sumbar-238000372

sumbar-238000373

sumbar-238000374

sumbar-238000375

sumbar-238000376

sumbar-238000377

sumbar-238000378

sumbar-238000379

sumbar-238000380

sumbar-238000381

sumbar-238000382

sumbar-238000383

sumbar-238000384

sumbar-238000385

sumbar-238000386

sumbar-238000387

sumbar-238000388

sumbar-238000389

sumbar-238000390

sumbar-238000391

sumbar-238000392

sumbar-238000393

sumbar-238000394

sumbar-238000395

sumbar-238000396

sumbar-238000397

sumbar-238000398

sumbar-238000399

sumbar-238000400

sumbar-238000401

sumbar-238000402

sumbar-238000403

sumbar-238000404

sumbar-238000405

sumbar-238000406

sumbar-238000407

sumbar-238000408

sumbar-238000409

sumbar-238000410

content-1701