Sekolah Pilar Muda Jadi Ruang Diskusi Pemuda Sumbawa, Bahas Lingkungan dan Masa Depan Pertanian

Spread the love

Sumbawa NTB, bidikankameranews.com (21 Mei 2026) – Pelajar dan pemuda dari berbagai wilayah di Kabupaten Sumbawa mengikuti kegiatan persidangan Sekolah Pilar Muda yang berlangsung di STP (Sumbawa Techno Park), Kamis, 21 Mei 2026.
Kegiatan yang diselenggarakan melalui kerja sama MPR RI bersama MY Institute tersebut menjadi ruang diskusi terbuka bagi generasi muda untuk membahas persoalan lingkungan, alam, pangan, serta gerakan kepemudaan di Kabupaten Sumbawa.

Persidangan dimulai pada pukul 08.00 WITA dan berlangsung hingga sore hari. Forum tersebut dirancang menyerupai mekanisme sidang resmi agar peserta dapat memahami proses penyampaian pendapat, diskusi, hingga pengambilan keputusan secara demokratis dan argumentatif.

Kegiatan dibuka oleh Moderator Jihan Oktaviana yang memandu jalannya persidangan sejak awal hingga penutupan acara. Dalam pembukaan sidang, ketua sidang menyampaikan bahwa tujuan utama pelaksanaan Sekolah Pilar Muda adalah memberikan ruang kepada generasi muda untuk terlibat aktif dalam pembahasan isu strategis daerah sekaligus merumuskan rekomendasi pembangunan melalui forum diskusi bersama.

Persidangan difokuskan pada pembahasan isu lingkungan, alam, pangan, dan gerakan kepemudaan yang dinilai memiliki keterkaitan erat dengan kondisi pembangunan daerah saat ini. Selain menjadi ruang belajar demokrasi, kegiatan tersebut juga diarahkan sebagai wadah peningkatan kapasitas pemuda dalam berpikir kritis dan menyampaikan argumentasi secara terbuka.

Dalam pembacaan latar belakang sidang, ketua sidang menjelaskan bahwa Kabupaten Sumbawa memiliki potensi sumber daya alam yang besar, khususnya pada sektor pertanian, kehutanan, dan pemanfaatan lahan. Potensi tersebut selama ini menjadi salah satu penopang utama perekonomian daerah dan berkontribusi besar terhadap aktivitas masyarakat.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sumbawa tahun 2023, sektor pertanian, kehutanan, dan perikanan memberikan kontribusi sebesar kurang lebih 39,31 persen terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB). Data tersebut menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi fondasi utama dalam pembangunan ekonomi Kabupaten Sumbawa.

Selain itu, Kabupaten Sumbawa juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil jagung utama di Nusa Tenggara Barat bahkan Indonesia. Produksi jagung Kabupaten Sumbawa pada tahun 2022 hingga 2025 tercatat mencapai lebih dari 300.000 ton.

Namun di balik besarnya potensi pertanian tersebut, persidangan juga menyoroti berbagai persoalan lingkungan yang muncul akibat peningkatan pemanfaatan lahan. Dalam forum sidang dijelaskan bahwa pembukaan lahan yang tidak sesuai dengan daya dukung lingkungan berpotensi menyebabkan kerusakan ekosistem dan degradasi lahan.

Ketua sidang menyampaikan bahwa persoalan seperti erosi, pembukaan hutan, serta penggunaan lahan yang tidak sesuai dengan kondisi lingkungan menjadi tantangan serius yang perlu mendapat perhatian bersama. Berkurangnya vegetasi alami juga berdampak terhadap terganggunya fungsi ekologis kawasan.

Kondisi tersebut dinilai dapat menyebabkan menurunnya daya serap air, meningkatnya risiko banjir pada musim hujan, serta kekeringan ketika musim kemarau. Oleh sebab itu, pembahasan dalam sidang tidak hanya berfokus pada peningkatan produksi pertanian, tetapi juga bagaimana menjaga keseimbangan lingkungan agar pembangunan dapat berlangsung secara berkelanjutan.

Selain isu lingkungan, forum persidangan juga membahas persoalan regenerasi petani yang saat ini menjadi tantangan di berbagai daerah.
Dalam sidang dijelaskan bahwa sektor pertanian secara global tengah menghadapi fenomena aging farmer atau dominasi petani usia lanjut.

Rendahnya keterlibatan generasi muda dalam sektor pertanian menjadi salah satu persoalan yang turut terjadi di Kabupaten Sumbawa. Regenerasi petani dinilai berjalan lambat, sementara sektor pertanian tetap memiliki peran penting dalam mendukung ketahanan pangan dan perekonomian daerah.

Padahal, berdasarkan data BPS tahun 2023, kelompok usia muda 15 hingga 24 tahun di Kabupaten Sumbawa mencapai lebih dari 20 persen dari total populasi. Jumlah tersebut menunjukkan bahwa pemuda memiliki potensi besar untuk terlibat dalam pembangunan daerah serta mendorong perubahan sosial dan lingkungan.

Melalui Sekolah Pilar Muda, peserta diarahkan untuk memahami persoalan daerah secara lebih luas sekaligus dilibatkan dalam proses penyusunan solusi melalui mekanisme sidang. Forum ini juga menjadi ruang pembelajaran bagi pelajar dan pemuda untuk menyampaikan pendapat secara rasional dan terbuka.

Setelah pembacaan latar belakang sidang selesai dilakukan, persidangan dilanjutkan dengan sesi tanggapan delegasi regional. Moderator memberikan kesempatan kepada delegasi Regional 1 hingga Regional 10 untuk menyampaikan ide, pandangan, serta gagasan terkait isu lingkungan, alam, dan pangan yang telah dipaparkan sebelumnya.

Masing-masing regional diwakili oleh satu orang delegasi dengan durasi penyampaian maksimal lima hingga tujuh menit. Dalam sesi tersebut, para delegasi menyampaikan berbagai pandangan mengenai kondisi lingkungan dan tantangan pembangunan yang dihadapi masyarakat.

Forum berlangsung aktif karena setiap delegasi diberikan ruang untuk menyampaikan pendapat secara terbuka. Berbagai masukan yang muncul kemudian menjadi bahan pembahasan bersama dalam proses persidangan.

Seluruh pandangan delegasi dicatat oleh notulen dan ditampilkan melalui LCD agar dapat diketahui oleh seluruh peserta. Mekanisme tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh peserta dapat mengikuti jalannya pembahasan secara menyeluruh.

Setelah sesi delegasi regional selesai, persidangan dilanjutkan dengan tanggapan dari delegasi peninjau. Dalam mekanisme tersebut, delegasi peninjau diberikan kesempatan memberikan tanggapan terhadap pandangan yang telah disampaikan sebelumnya oleh para delegasi regional.

Delegasi peninjau diwakili maksimal dua orang dengan durasi masing-masing sepuluh hingga lima belas menit. Dalam sesi ini, delegasi peninjau tidak diperkenankan menyampaikan ide atau gagasan baru, melainkan hanya memberikan tanggapan terhadap pandangan yang telah disampaikan dalam forum.

Tahapan berikutnya adalah diskusi perumusan rekomendasi. Pada sesi ini, seluruh delegasi bersama-sama mendiskusikan berbagai pandangan yang telah muncul untuk dirumuskan menjadi poin-poin rekomendasi.

Diskusi dilakukan secara terbuka dan demokratis selama kurang lebih 60 hingga 90 menit. Delegasi diberikan kesempatan untuk menyampaikan persetujuan, sanggahan, tambahan, maupun perbaikan terhadap poin rekomendasi yang dibahas.

Dalam proses pembahasan tersebut, pimpinan sidang mengarahkan jalannya forum agar tetap berjalan tertib dan sesuai mekanisme persidangan. Seluruh peserta didorong mengedepankan musyawarah dalam mencapai kesepakatan bersama.

Apabila mufakat tidak tercapai, maka pengambilan keputusan dilakukan melalui mekanisme voting yang dipimpin langsung oleh pimpinan sidang. Hasil pembahasan kemudian dirapikan oleh notulen sebagai dokumen hasil sidang.

Setelah draft revisi rekomendasi terbentuk, peserta diberikan kesempatan membentuk faksi berdasarkan kesamaan pandangan. Setiap faksi kemudian melakukan diskusi lanjutan pada sesi siang hari untuk menentukan sikap terhadap poin-poin rekomendasi yang telah dirumuskan.

Melalui forum tersebut, peserta dapat menyampaikan persetujuan maupun penolakan terhadap rekomendasi tertentu disertai alasan yang jelas. Mekanisme tersebut menjadi bagian dari pembelajaran demokrasi dan penguatan kemampuan argumentasi peserta dalam forum resmi.

Setelah seluruh proses pembahasan selesai dilakukan, hasil akhir rekomendasi ditetapkan dalam sidang penutupan. Rekomendasi yang dihasilkan dalam kegiatan Sekolah Pilar Muda selanjutnya akan menjadi bahan diskusi lanjutan bersama pihak legislatif dan eksekutif.

Kegiatan Sekolah Pilar Muda Hari Kedua resmi ditutup pada pukul 17.05 WITA. Melalui kegiatan tersebut, pelajar dan pemuda Kabupaten Sumbawa diharapkan dapat meningkatkan kapasitas berpikir kritis, memperkuat kepedulian terhadap isu lingkungan dan pembangunan daerah, serta membangun partisipasi aktif generasi muda dalam proses pembangunan berkelanjutan. (*)


Spread the love

Next Post

Bupati H. Jarot Tegaskan Komitmen Pemda Berantas Illegal Logging, Perkuat Perlindungan Kawasan Hutan

Kam Mei 21 , 2026
Spread the love       Sumbawa NTB, bidikankameranews.com (20 Mei 2026) — Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menegaskan komitmen Pemerintah […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

cuaca 898100146

cuaca 898100147

cuaca 898100148

cuaca 898100149

cuaca 898100150

cuaca 898100151

cuaca 898100152

cuaca 898100153

cuaca 898100154

cuaca 898100155

cuaca 898100156

cuaca 898100157

cuaca 898100158

cuaca 898100159

cuaca 898100160

cuaca 898100161

cuaca 898100162

cuaca 898100163

cuaca 898100164

cuaca 898100165

cuaca 898100166

cuaca 898100167

cuaca 898100168

cuaca 898100169

cuaca 898100170

cuaca 898100171

cuaca 898100172

cuaca 898100173

cuaca 898100174

cuaca 898100175

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 710000161

article 710000162

article 710000163

article 710000164

article 710000165

article 710000166

article 710000167

article 710000168

article 710000169

article 710000170

article 710000171

article 710000172

article 710000173

article 710000174

article 710000175

article 710000176

article 710000177

article 710000178

article 710000179

article 710000180

article 710000181

article 710000182

article 710000183

article 710000184

article 710000185

article 710000186

article 710000187

article 710000188

article 710000189

article 710000190

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

psda 438000081

psda 438000082

psda 438000083

psda 438000084

psda 438000085

psda 438000086

psda 438000087

psda 438000088

psda 438000089

psda 438000090

psda 438000091

psda 438000092

psda 438000093

psda 438000094

psda 438000095

psda 438000096

psda 438000097

psda 438000098

psda 438000099

psda 438000100

psda 438000101

psda 438000102

psda 438000103

psda 438000104

psda 438000105

psda 438000106

psda 438000107

psda 438000108

psda 438000109

content-1701