Bupati KSB Jadi Pembicaraan Di Forum Masyarakat Sipil Untuk Kemitraan Pemerintahan Terbuka ” Yasinan Solusi Keterbukaan Publik “

Spread the love

Bupati KSB Jadi Pembicaraan Di Forum Masyarakat Sipil Untuk Kemitraan Pemerintahan Terbuka ” Yasinan Solusi Keterbukaan Publik “

Jawa Tengah, bidikankameranews.com

Arah dan ukuran keberhasilan pembangunan berkelanjutan masa depan akan sangat ditentukan seberapa besar irisan sinergi dapat dibangun secara kolektif oleh tiga aktor pelaku pembangunan: pemerintah, sektor bisnis dan masyarakat sipil. Hal inilah yang dilakukan oleh Bupati Sumbawa Barat dalam menentukan Arah Kebijakan Pembangunan yang berkelanjutan.

Atas capaian itulah, Bupati Sumbawa Barat Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM., diundang untuk hadir dan memberikan materi pada Pertemuan Nasional Forum Masyarakat Sipil Untuk Kemitraan Pemerintahan Terbuka dalam forum Open Government Partnership (OGP). Kegiatan yang dilaksanakan pada 2 – 3 November 2021 di Hotel Grand Cemara tersebut, bertujuan untuk memperkuat jaringan masyarakat sipil untuk gerakan mendorong pemerintahan terbuka dan demokrasi yang lebih resilient di Indonesia baik di tingkat nasional maupun daerah.

Dalam kesempatan tersebut dilakukan juga diskusi perkembangan Rencana Aksi Nasional (RAN) OGI 2020-2022 dan Rencana Aksi OGP Daerah serta langkah pengawalannya. Melalui pertemuan tersebut terbangun konsolidasi untuk merumuskan strategi masyarakat sipil dalam mendorong keberlanjutan OGP, relevansinya, dan perannya dalam mewujudkan pemerintahan demokratis yang lebih transparan, partisipatif, akuntabel, inovatif dan inklusif.

Adapun yang terlibat dalam kegiatan tersebut dibagi menjadi dua klaster yaitu pada pra-kegiatan, pra-pertemuan Nasional secara daring (virtual) yang dihadiri oleh sekitar 50 orang yang berasal dari perwakilan CSO daerah dari tiga region yaitu Indonesia Bagian Barat, Indonesia Bagian Tengah dan Indonesia Bagian Timur. Dalam kesempatan yang sama juga dilaksanakan Kegiatan Pertemuan Nasional secara luring (offline) yang dihadiri sekitar 50 orang yang berasal dari perwakilan masyarakat sipil di wilayah Jabodetabek, Jawa, NTB, Riau, Sulawesi Tengah dan beberapa perwakilan CSO tiap provinsi.

Pada Sesi Pleno IV, Bupati Sumbawa Barat, Dr. Ir. H. W. Musyafirin, MM., bersama Wakil Gubernur Riau dan Bupati Brebes menyampaikan tentang perkembangan OGP Lokal di masing-masing daerah dan mendiskusikannya sambil sharing pengalaman. Dalam kesempatan tersebut, Bupati Sumbawa Barat menyampaikan pandangan dan pengalaman yang telah dilakukan dalam Pemerintahan terbuka. Kinerja Gotong Royong dalam Perda PDPGR dan inovasi Forum Yasinan telah menjadi sistem yang sangat terbuka untuk publik, dan menjadi solusi terhadap berbagai persoalan masyarakat KSB. Pembangunan partisipasif dan terbuka yang disampaikan oleh Bupati Sumbawa Barat, mendapat respons yang baik dari para pemateri. Direktur Perencanaan, Evaluasi dan Informasi Pembangunan Daerah, Binda Bangda Kemendagri, Drs. Nyoto Suwignyo, MM., memberikan apresiasi yang luar biasa terhadap paparan Bupati Sumbawa Barat. “ Akhirnya pertanyaan saya selama ini terjawab, kenapa selama ini Sumbawa Barat selalu dapat prioritas pembangunan dari pusat. Karena setiap diminta data selalu cepat dan hari ini saya mengetahui bagaimana Sumbawa Barat bisa secepat itu memberi data, itu karena kinerja PDPGR dan Yasinan, Ungkapnya.

 

Sektor bisnis secara naluriah akan membawa kepentingan pertumbuhan modal dan kapital, dibawah panji umbul-umbul teori dasar ekonomi: dalam kelangkaan sumber daya, modal sekecil-kecilnya harus mendapatkan pengembalian sebesar-besarnya. Pemerintah yang seharusnya menjadi penjaga kebijakan akan cenderung memilih jalan mudah berpapan petunjuk: ‘pembangunan ekonomi’. Maka, jadilah masyarakat sipil sebagai pilar keseimbangan terakhir yang tersisa.

Model pembangunan yang kini dikembangkan, tidak juga dapat memangkas derasnya pertambahan laju kemiskinan masyarakat secara signifikan. Turbulensi yang kini melanda: krisis sistem keuangan, krisis iklim, krisis energi, air bersih dan pangan dan krisis lainnya (krisis kultural, integrasi, integritas, kepemimpinan) semakin menambah kerentanan masyarakat luas. Jurang kesenjangan sosial makin lama makin lebar dan dalam. Visi kemakmuran bersama bisa jadi telah makin menjauh.

Kemitraan pembangunan dengan sektor masyarakat sipil akan menjadi salah satu kemungkinan utama terciptanya ruang kesetaraan dialog bagi begitu kompleksnya permasalahan dan kondisi yang sesungguhnya kini dihadapi masyarakat.Ketika kesadaran atas peran masyarakat sipil dalam pembangunan berkelanjutan mulai berkembang menjadi sebuah kebutuhan mutlak.

 


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Katagori Informasi Publik, HUMAS Pemkab KSB Raih Penghargaan Terbaik III Dari Kominfo RI

Ming Nov 7 , 2021
Spread the love       Katagori Informasi Publik, HUMAS Pemkab KSB Raih Penghargaan Terbaik III Dari Kominfo RI   Siaran Pers No. […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

content-1701