Heri Kurniawansyah HS, S.AP., MPA : Seleksi Dirut Perumdam Batu Lanteh, Bupati Harus Punya Political Will

Spread the love

SUMBAWA, bidikankameranews.com –
Hasil tiga besar seleksi Calon Direktur Perumdam Batu Lanteh telah diumumkan ke publik. Mereka adalah H. Abdul Hakim SE (politisi), Abdul Muis SE (karyawan karier di internal Perumdam), dan Yeyen Febrianto, ST., M.M.Inov (akademisi). Nama ketiganya kini sudah berada di meja Bupati Sumbawa selaku Kuasa Pemilik Modal (KPM) untuk menentukan satu orang di antaranya. Meski bukan rahasia lagi, public sudah mengetahui siapa yang akan dipilih Bupati.

Pengamat Kebijakan Publik, Heri Kurniawansyah HS, S.AP., MPA, memberikan pandangannya. Dosen Fisipol Universitas Samawa (UNSA) ini menggunakan dua pendekatan dalam menyeleksi calon Dirut PDAM (Perumdam Batu Lanteh). Pendekatan pertama adalah pendekatan politis, dimana proses yang dilalui, semuanya proses politik. Ujungnya nanti, bupati yang akan menentukan. Pendekatan kedua, adalah pendekatan substantive. Dari pendekatan ini, Panitia Seleksi (Pansel) akan melihat kapasitas yang dimiliki para calon Dirut PDAM.
“Kedua pendekatan itu tidak ada masalah, sama-sama sah,” kata Heri—sapaan singkatnya.

Namun yang paling penting menurut Heri, Bupati sebagai aktor penentu Dirut terpilih harus mampu menentukan orang berbasis pada “problem solving”, sebagai wujud political will. “Jika bupati benar-benar ingin memperbaiki PDAM kedepan harus memiliki political will, sebab institusi ini adalah institusi yang terus berkecamuk dengan berbagai permasalahan klasiknya,” ujar Heri mengingatkan.

Dalam hal ini, terlebih dahulu bupati harus mampu memahami permasalahan mendasar PDAM sebelum menentukan pemimpin institusi tersebut. Ini penting agar Bupati memiliki referensi dalam menentukan siapa Direkturnya.
Disebutkan Heri, ada dua permasalahan mendasar PDAM yaitu kelembagaan dan teknis. Untuk kelembagaan merupakan masalah puncak dari institusi ini, karena manajemen organisasi yang dinilainya kacau. Manajemen organisasi yang kacau akan mempengaruhi kinerja, termasuk hal-hal teknis.

“Sehebat apapun dia menguasai hal-hal teknis lapangan tentang perairan, jika dia lemah pada manajemen organisasi, maka pasti kinerja menjadi buruk. Sebab aspek tersebut menjadi dasar munculnya berbagai masalah dalam tubuh institusi, termasuk konflik dalam organisasi,” imbuhnya.

Sedangkan terkait dengan masalah teknis, sambung Heri, salah satunya adalah debit dan volume air yang semakin berkurang. Pemimpin PDAM terpilih ke depan, harus mampu menstabilkan volume dan debit air di hulu dengan baik agar aliran ke hilirnya (masyarakat) lebih lancar, di samping persoalan lainnya.

“Dari dua masalah itu, yang paling utama adalah masalah kelembagaan, sebab jika lembaga sudah bagus, maka masalah teknis akan terselesaikan. Menjadi pemimpin di PDAM tidak harus menguasai hal-hal teknis, sebab domainnya berada pada pemimpin pada level menengah (manajer) atau tenaga fungsional di level menengah, mereka punya tenaga-tenaga teknis yang sudah terbiasa dengan pekerjaan teknis,” bebernya.

Menjadi pemimpin di PDAM adalah mereka yang memahami manajemen organisasi (kelembagaan), apakah mampu mengarahkan orang di dalamnya dengan baik, mampu mengelola keuangan secara efektif dan efisien, berinovasi dalam memaksimalkan kinerja SDM yang ada, serta mampu meletakkan orang sesuai dengan kapasitasnya (merit sistem) dengan tidak melihat senior-junior tanpa adanya resistensi.

“Inilah yang paling dibutuhkan di PDAM saat ini. Adapun baik buruknya masalah teknis adalah akibat dari manajemen organisasi tadi, nah bupati harus melihat aspek itu secara total sebelum menentukan siapa Dirut dari ketiga orang yang tersisa,” tandasnya.

Disinggung latar belakang ketiga calon Dirut PDAM hasil seleksi akhir Pansel, Heri melihat dari akademik, sama-sama tidak berijazah formal tentang teknik sipil/perairan/mesin. Artinya, mereka berangkat dari posisi yang sama, sehingga memiliki kesempatan yang sama dari sisi tersebut.

“Saya tidak tahu jika salah satu dari mereka atau semuanya, ada yang pernah mendapatkan pendidikan non formal (pelatihan) tentang hal-hal teknis yang berhubungan dengan PDAM. Namun yang paling penting dari ketiga calon ini adalah siapa yang memiliki kemampuan manajemen organisasi yang baik. Ini bisa dilihat dari perilaku atau sikap, pengalaman, kemampuan manajerial, kemampuan lobi, kemampuan komunikasi, kemampuan hubungan personal dengan personal lainnya. Tapi semuanya tergantung pada political will Bupati Sumbawa,” tandas Heri. (jm)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

TMMD Ke 114 Sukses, Camat Poto Ucapkan Terimah Kasih Kepada Dandim 1626/SB

Rab Agu 24 , 2022
Spread the love       TMMD Ke 114 Sukses, Camat Poto Ucapkan Terimah Kasih Kepada Dandim 1626/SB Sumbawa Barat, bidikankameranews.com Suksesnya TMMD […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

article 710000101

article 710000102

article 710000103

article 710000104

article 710000105

article 710000106

article 710000107

article 710000108

article 710000109

article 710000110

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 999990036

article 999990037

article 999990038

article 999990039

article 999990040

article 999990041

article 999990042

article 999990043

article 999990044

article 999990045

article 999990046

article 999990047

article 999990048

article 999990049

article 999990050

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

article 868100071

article 868100072

article 868100073

article 868100074

article 868100075

article 868100076

article 868100077

article 868100078

article 868100079

article 868100080

article 868100081

article 868100082

article 868100083

article 868100084

article 868100085

article 868100086

article 868100087

article 868100088

article 868100089

article 868100090

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

article 328000646

article 328000647

article 328000648

article 328000649

article 328000650

article 328000651

article 328000652

article 328000653

article 328000654

article 328000655

article 328000656

article 328000657

article 328000658

article 328000659

article 328000660

content-1701