Survey OMI Juli 2024 : Zul – Uhel Jaga Basis, Rohmi – Firin Rubah imaje, Iqbal – Dinda Tingkatkan Popularitas

Spread the love

Sumbawa Besar, bidikankameranews.com
Lembaga Survei Olat Maras Institute (OMI) menggelar Obrolan Ilmiah, “Ngobrolin Politik ala OMI : Rilis Survei Sosial dan Politik Pra Pilkada NTB 2024” . Kegiatan tersebut dibuka secara umum pada live facebook, dan diisi oleh Miftahul Arzak dan Yadi Satriadi selaku Peneliti OMI.

Yadi pada awalnya menjawab beberapa pertanyaan yang sering Masyarakat tanyakan terkait survei. Bagaimana bisa dengan 1200 atau 800 bahkan 400 sampel dapat mewakili seluruh Masyarakat dalam satu wilayah. Dia menjelaskan bahwa kegiatan survei atau penelitian ini adalah kegiatan ilmiah yang sudah dilakukan bahkan puluhan tahun lamanya dan sudah dimodifikasi sehingga sangat valid dan diakui secara ilmiah oleh para peneliti sosial.

Kekuatan survei adalah pada persebarannya, terangnya. Survei yang dilakkukan pada 8-25 Juli 2024 ini menggunakan Margin of Error +/- 2,89%, dengan Tingkat kepercayan mencapai 95% dengan Populasi seluruh Masyarakat NTB yang telah berumur 17 tahun, telah menikah atau bisa disebut sebagai orang-orang yang memililki hak pilih nantinya di Pilkada November 2024 mendatang.

Dalam rilis kemarin, Yadi juga menjelaskan Primary Sampling Unit yang tersebar secara proporsional dari Tingkat Kabupaten, Kecamatan, Desa hingga TPS, sehingga basis data awalnya adalah persebaran berdasarkan Kabupaten/Kota, bukanlah berbasis Pekerjaan, Pendidikan atau lainnya, sehingga jika ingin membandingkan data pekerjaan, Pendidikan, pendapatan atau lainnya harus dapat dibandingkan dengan data Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang saat ini dimiliki oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU).

Selain itu persebaran survei ini pun menggunakan metode Multistage Random Sampling, dan mendapatkan persebaran kabupaten/kota seperti berikut:
– Kab. Lombok Timur : 25,1%
– Kab. Lombok Tengah : 19,7%
– Kab. Lombok Barat : 13,2%
– Kab. Bima : 9,6%
– Kab. Sumbawa : 9,4%
– Kota Mataram : 8,1%
– Kab. Dompu : 4,7%
– Kab. Lombok Utara : 4,7%
– Kota Bima : 2,9%
– Kab. Sumbawa Barat : 2,6%

Dengan demografi responden:
1. Jenis kelamin
Laki-laki : 50%
Perempuan : 50%

2. Agama
Islam : 97%
Hindhu : 2,8%
Kristen : 0,1%
Budha : 0,1%

3. Umur
17 – 26 th.   : 21,6%
27 – 41 th.   : 39%
42 – 57 th.   : 30,6%
58 -> 65 th  : 8,8%

4. Suku
Sasak : 67,8%
Mbojo : 17,1%
Samawa : 9,9%
Bali : 2,6%
Bugis/Makassar : 1,3%
Jawa : 0,9%
Lainnya : 0,4% (Madura, Batak, Minang/Padang)

5. Status pernikahan
Menikah : 72,9%
Belum Menikah : 27,1%

6. Pendidikan terakhir
SD/sederajat : 16,9%
SMP/sederajat : 16%
SMA/sederajat : 49,7%
D1, D2, D3 : 2,9%
S1/D4 : 9,3%
S2 : 0,5%
S3 : 0,1%
Tidak Sekolah : 4,6%

7. Pekerjaan
Wiraswasta : 21,6%
Ibu Rumah Tangga : 19,6%
Petani : 16,1%
Pekerjaan Informal : 9,9%
Pelajar : 8,6%
Karyawan Swasta : 7,1%
Buruh : 6,6%
Pengangguran : 4,4%
Guru/Dosen : 2,3%
PNS : 1,2%
Profesional : 1,2%
Nelayan : 0,7%
Pensiunan : 0,6%
Seniman : 0,1%

8. Pendapatan
< 1 juta : 58,2%
1-3 juta : 34,3%
>3-5 juta : 5,8%
>5-10 juta : 1,3%
>10 juta : 0,4%

9. Afiliasi organisasi agama
Nahdlatul Ulama : 17,7%
Nahdlatul Wathan (NW) : 9,2%
Muhammadiyah : 3,4%
NWDI : 1,2%
Tidak Berafiliasi : 67,8
Lainnya : 0,7% (Assunah,
Maraqita’limat)

10. Besaran pengaruh organisasi terhadap pilihan politik
NWDI : 71% dari 1,2%
Nahdlatul Wathan (NW) : 29% dari 9,2%
Nahdlatul Ulama : 28% dari 17,7%
Muhammadiyah : 14% dari 3,4%

Dari data tersebut mendapatkan beragam jawaban dari Masyarakat. Misalnya berita Positif untuk Komisi Pemilihan Umum (KPU) provinsi NTB, Dimana Tingkat pengetahuan dan keikutsertaan Masyarakat pada Pilkada November mendatang cukup tinggi.
Masyarakat yang mengetahui akan dilaksanakan Pilkada NTB mendacapai 81,2%, sedangkan seluruh Masyarakat yang mendapatkan hak pilih pada pilkada mendatang berencana akan hadir sebesar 91,6%.

Selain itu, Miftah menambahkan bahwa diskusi politik saat ini lebih fokus pada membicarakan masalah sosial dan fenomena politik saja dibandingkan elektabilitas atau simulasi calon. Miftah menambahkan bahwa Masyarakat NTB menilai masih ada banyak pekerjaan rumah pemerintah NTB kedepannya. Misalnya Masyarakat menilai yang paling utama harus diselesaikan terkait Infrastruktur, Lapangan pekerjaan, bantuan sosial, pertanian, kebutuhan pokok, Pendidikan dan Kesehatan. Selain itu, OMI juga mengevaluasi beberapa program yang sering disosialisasikan oleh pemerintah NTB 2018-2023 lalu, misalnya MotoGP, MXGP, Mengirim 1000 cendekia untuk sekolah, dan zero waste.

Dari hasil survei didapatkan:
Penilaian terhadap program atau event untuk dilaksanakan lagi
1. MotoGP
Tidak tahu event tersebut : 37,9%
Sangat tidak setuju untuk dilaksanakan lagi : 0,1%
Tidak setuju untuk dilaksanakan lagi : 1,1%
Biasa saja/ragu-ragu : 8,5%
Setuju untuk dilaksanakan lagi : 30%
Sangat setuju untuk dilaksanakan : 22,4%

2. MXGP
Tidak tahu event tersebut : 43,9%
Sangat tidak setuju untuk dilaksanakan lagi : 3,4%
Tidak setuju untuk dilaksanakan lagi : 0,1%
Biasa saja/ragu-ragu : 8,7%
Setuju untuk dilaksanakan lagi : 26,9%
Sangat setuju untuk dilaksanakan : 17%

3. Beasiswa 1000 cendekia
Tidak tahu program tersebut : 43,5%
Sangat tidak setuju untuk dilaksanakan lagi : 0%
Tidak setuju untuk dilaksanakan lagi : 0%
Biasa saja/ragu-ragu : 2,3%
Setuju untuk dilaksanakan lagi : 30,5%
Sangat setuju untuk dilaksanakan : 23,7%

4. Zero waste
Tidak tahu program tersebut : 51,1%
Sangat tidak setuju untuk dilaksanakan lagi : 0,2%
Tidak setuju untuk dilaksanakan lagi : 0%
Biasa saja/ragu-ragu : 7,1%
Setuju untuk dilaksanakan lagi : 26,3%
Sangat setuju untuk dilaksanakan : 15,3%

Dari data tersebut didapatkan bahwa dari berbagai program, rata-rata masih cukup banyak yang tidak mengetahuinya. Namun, Masyarakat yang mengetahui berharap program-program atau kegiatan tersebut dapat dilanjutkan.

Pada sesi terakhir, Miftah menjelaskan temuan-temuan menarik mereka bahwa elektabilitas saat ini yang mereka dapatkan mempunyai alasan ilmiah. Misalkan pada temuan akhir mereka Tingkat elektabitas bakal calon Gubernur dan Wakil Gubernur NTB 2024-2029 pada simulasi 4 pasangan calon, dan tiga pasangan calon masih dipimpin oleh Zul Suhaili.
Simulasi 1 (Se-NTB)
– Zul – Suhaili : 38,9%
– Rohmi – Firin : 22,8%
– Lalu M Iqbal – Indah : 15,8%
– Lalu Gita – Sukiman : 5,6%
– Belum Bersikap : 16,9%

Simulasi 2 (Se-NTB)
– Zul – Suhaili : 39,4%
– Rohmi – Firin : 24,7%
– Lalu M Iqbal – Indah : 17%
– Belum Bersikap : 18,9%

Jawaban ini berasalan karena wajar, Zul dan Rohmi adalah petahana yang mempunyai Tingkat kepuasan publik sebesar rata-rata 60% – 70% pada survei 2020-2023 sehingga nama mereka selalu berada pada posisi pertama dan kedua. Sedangkan Rohmi masih belum dapat mengejar Zul karena imaje Rohmi masih dikaitkan sebagai Wakil Gubernur NTB, dan mempunyai pekerjaan rumah yang cukup besar untuk timnya memperkenalkan rohmi sebagai calon Gubernur, tambah Miftah. Misalkan didapatkan dari data ini.

Top of mind Gubernur NTB 2024-2029
– Zulkieflimansyah : 36,3%
– Sitti Rohmi Djalillah : 19,4%
– Lalu Muhammad Iqbal : 8,7%
– Indah Dhamayanti : 5%
– Suhaili Ft : 3,8%
– Sukiman : 2,8%
– Lalu Gita : 2,2%
– W. Musyafirin : 1,1%
– Fahri Hamzah : 0,5%
– Arsyad Gani : 0,2%
– Mohan Roliskana : 0,2%
– Tgh Lalu Muchsin Muhtar : 0,1%
– Zaini Aroni : 0,1%
– H. Haerul Warisin : 0,1%
– Tidak Tahu/Belum Bersikap : 19,5%

Top of mind Wakil Gubernur NTB 2024-2029
– Suhaili Ft : 17,9%
– Sitti Rohmi Djalillah : 17,3%
– Musyafirin : 12,3%
– Indah Dhamayanti : 11,5%
– Sukiman : 3,8%
– Zulkieflimansyah : 3,6%
– Lalu Pathul Bahri : 2,5%
– Lalu Gita : 1,7%
– Lalu Muhammad Iqbal : 1,6%
– Fahri Hamzah : 0,3%
– Arsyad Gani : 0,2%
– Nyanyu Ernawati : 0,1%
– Nursiah : 0,1%
– Tidak Tahu/Belum Bersikap : 27,1%

Nama Rohmi masih dinilai sebagai Wakil Gubernur NTB. Selain itu, Ketika disimulasikan nama-nama pasangan yang Masyarakat boleh memilih lebih dari 1, dan Ketika nama Zul-Rohmi dimasukkan, pasangan Zul-Rohmi masih berada pada posisi kedua. Seperti data berikut:
Keterpilihan secara berpasang (responden boleh pilih lebih dari satu)
– Zul – Suhaili : 50,6%
– Zul – Rohmi : 46,4% (58% Karena Suka Zul, 42% Karena Suka Rohmi)
– Rohmi – Musyafirin : 36,1%
– Iqbal – Indah : 30,9%
– Gita – Sukiman : 20,5%

Sedangkan pendatang baru, Lalu Muhammad Iqbal masih pada posisi ketiga, tegas Miftah masih wajar-wajar saja, selain karena dia menantang dua petahana dengan Tingkat kepuasan tinggi, Iqbal masih memiliki Tingkat popularitas yang tidak terlalu tinggi, berbeda jika dia sudah mulai memperkenalkan dirinya dengan baliho atau turun lapangan sejak 2-3 tahun lalu. Pekerjaan rumahnya harus meningkatkan popularitas, tetapi apakah masih kekejar? Jawabannya ada pada tim dan Iqbal sendiri, jelas Miftah. Misalkan dapat terlihat dari data ini:
Popularitas bakal calon gubernur dan wakil gubernur NTB 2024-2029
– Zulkieflimansyah : Tahu Dan Suka (58,7%), Tahu Tetapi Tidak Suka (8,3%), Tidak Kenal (33%)
– Sitti Rohmi Djalillah : Tahu Dan Suka (54,8%), Tahu Tetapi Tidak Suka (7,8%), Tidak Kenal (37,4%)
– Suhaili Ft : Tahu Dan Suka (29,1%), Tahu Tetapi Tidak Suka (1,9%), Tidak Kenal (69%)
– Indah Dhamayanti : Tahu Dan Suka (16,3%), Tahu Tetapi Tidak Suka (7,1%), Tidak Kenal (76,6%)
– Lalu Muhammad Iqbal : Tahu Dan Suka (15,1%), Tahu Tetapi Tidak Suka (2,3%), Tidak Kenal (82,6%)
– Musyafirin : Tahu Dan Suka (13,9%), Tahu Tetapi Tidak Suka (1,9%), Tidak Kenal (84,2%)
– Sukiman : Tahu Dan Suka (12,3%), Tahu Tetapi Tidak Suka (3,5%), Tidak Kenal (84,2%)
– Lalu Gita : Tahu Dan Suka (7%), Tahu Tetapi Tidak Suka (2,5%), Tidak Kenal (90,5%)

Namun, dari data keterpilihan ini Iqbal masih memiliki kesempatan untuk mendapatkan keterpilihan yang lumayan. Walaupun dia memiliki popularitas yang tidak tinggi, namun elektabilitasnnya cukup tinggi, sehingga pekerjaan rumahnya adalah lebih memaksimalkan turun kelapangan. Seperti data ini:
Tingkat keterpilihan
– Zulkieflimansyah (Dari 67% Yang Kenal) : Gubernur Ntb (71,2%), Wakil Gubernur Ntb (7,6%), Tidak Perlu Maju (21,2%)
– Sitti Rohmi Djalillah (Dari 62,6% Yang Kenal) : Gubernur Ntb (35,7%), Wakil Gubernur Ntb (44,7%), Tidak Perlu Maju (19,6%)
– Suhaili Ft (Dari 31% Yang Kenal) : Gubernur Ntb (32%), Wakil Gubernur Ntb (52,4%), Tidak Perlu Maju (15,6%)
– Indah Dhamayanti (Dari 23,4% Yang Kenal) : Gubernur Ntb (30,3%), Wakil Gubernur Ntb (38,4%), Tidak Perlu Maju (31,3%)
– Lalu Muhammad Iqbal (Dari 17,4% Yang Kenal) : Gubernur Ntb (76,1%), Wakil Gubernur Ntb (2,9%), Tidak Perlu Maju (21%)
– Musyafirin (Dari 15,8% Yang Kenal) : Gubernur Ntb (28,9%), Wakil Gubernur Ntb (47,4%), Tidak Perlu Maju (23,7%)
– Sukiman (Dari 15,8% Yang Kenal) : Gubernur Ntb (39,2%), Wakil Gubernur Ntb (23,8%), Tidak Perlu Maju (37%)
– Lalu Gita (Dari 9,5% Yang Kenal) : Gubernur Ntb (56,1%), Wakil Gubernur Ntb (9,7%), Tidak Perlu Maju (34,2%)

Namun, seluruh bakal calon memiliki pekerjaan rumah sendiri-sendiri tegas Miftah. Zul Suhaili menjaga basis, Rohmi merubah Image, dan Iqbal meningkatkan Popularitas. (*)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Relawan AMANAH Distribusikan Air Bersih di Lingkar Tambang

Jum Agu 16 , 2024
Spread the love      Sumbawa Barat, bidikankameranews.com – Bantuan air bersih Relawan Paket AMANAH terus bergerak. Jumat pagi 16/8, air bersih di […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

articel 538000001

articel 538000002

articel 538000003

articel 538000004

articel 538000005

articel 538000006

articel 538000007

articel 538000008

articel 538000009

articel 538000010

articel 538000011

articel 538000012

articel 538000013

articel 538000014

articel 538000015

articel 538000016

articel 538000017

articel 538000018

articel 538000019

articel 538000020

post 238000601

post 238000602

post 238000603

post 238000604

post 238000605

post 238000606

post 238000607

post 238000608

post 238000609

post 238000610

post 238000611

post 238000612

post 238000613

post 238000614

post 238000615

post 238000616

post 238000617

post 238000618

post 238000619

post 238000620

post 238000621

post 238000622

post 238000623

post 238000624

post 238000625

post 238000626

post 238000627

post 238000628

post 238000629

post 238000630

standarisasi pola online audit rtp indonesia

navigasi pola menang mahjong ways2 update rtp

integrasi pola scatter deteksi rtp server

kalkulasi strategi live casino indikator rtp

pola alur mahjong ways 2 rtp dinamis bali

post 238000631

post 238000632

post 238000633

post 238000634

post 238000635

info 328000571

info 328000572

info 328000573

info 328000574

info 328000575

info 328000576

info 328000577

info 328000578

info 328000579

info 328000580

info 328000581

info 328000582

info 328000583

info 328000584

info 328000585

info 328000586

info 328000587

info 328000588

info 328000589

info 328000590

info 328000591

info 328000592

info 328000593

info 328000594

info 328000595

info 328000596

info 328000597

info 328000598

info 328000599

info 328000600

strategi analisis rtp pola scatter hitam

optimasi pola grid mahjong ways rtp jakarta

laporan metrik rtp scatter hitam bandung

pola bermain algoritma rtp pg soft surabaya

dinamika rtp online tahun 2026

pola perulangan grid mahjong ways2 rtp

jam hoki pola scatter rtp global medan

efisiensi pola scatter hitam rtp semarang

strategi mahjong ways 2 rtp server asia

komparasi rtp live posisi duduk

pemetaan pola baccarat rtp internasional

monitoring simbol mahjong wins 3 rtp

pola scatter hitam volatilitas rtp yogyakarta

pola terukur mahjong ways rtp hari ini

klasifikasi pola grid pg soft rtp

article 328000601

article 328000602

article 328000603

article 328000604

article 328000605

article 328000606

article 328000607

article 328000608

article 328000609

article 328000610

article 328000611

article 328000612

article 328000613

article 328000614

article 328000615

berita 428011481

berita 428011482

berita 428011483

berita 428011484

berita 428011485

berita 428011486

berita 428011487

berita 428011488

berita 428011489

berita 428011490

berita 428011491

berita 428011492

berita 428011493

berita 428011494

berita 428011495

berita 428011496

berita 428011497

berita 428011498

berita 428011499

berita 428011500

berita 428011501

berita 428011502

berita 428011503

berita 428011504

berita 428011505

berita 428011506

berita 428011507

berita 428011508

berita 428011509

berita 428011510

berita 428011511

berita 428011512

berita 428011513

berita 428011514

berita 428011515

berita 428011516

berita 428011517

berita 428011518

berita 428011519

berita 428011520

kajian 638000056

kajian 638000057

kajian 638000058

kajian 638000059

kajian 638000060

kajian 638000061

kajian 638000062

kajian 638000063

kajian 638000064

kajian 638000065

kajian 638000076

kajian 638000077

kajian 638000078

kajian 638000079

kajian 638000080

kajian 638000081

kajian 638000082

kajian 638000083

kajian 638000084

kajian 638000085

transformasi data rtp online internasional

pola berkelanjutan pg soft manajemen risiko

rtp scatter hitam standar akreditasi media

pola distribusi logaritma mahjong ways

pengukuran rtp mahjong ways 2 statistik final

navigasi responsif live casino antarmuka lokal

paradigma rtp mahjong ways2 regulasi global

pola transaksional data baccarat pasar

metrik rtp mahjong wins 3 media digital

pola visual scatter keamanan server

kajian 638000086

kajian 638000087

kajian 638000088

kajian 638000089

kajian 638000090

kajian 638000091

kajian 638000092

kajian 638000093

kajian 638000094

kajian 638000095

article 888000021

article 888000022

article 888000023

article 888000024

article 888000025

article 888000026

article 888000027

article 888000028

article 888000029

article 888000030

dinamika metrik rtp pg soft simbol digital

struktur pola server mahjong ways realtime

sinkronisasi data rtp online algoritma

pola pengulangan grid mahjong ways 2

fluktuasi rtp scatter hitam jam server

konfigurasi pola prediksi volatilitas live casino

pemantauan rtp presisi mahjong ways2

pola sebaran scatter keamanan server jakarta

laporan rtp baccarat transparansi operasional

interaksi ui mahjong wins 3 komputasi awan

article 888000031

article 888000032

article 888000033

article 888000034

article 888000035

article 888000036

article 888000037

article 888000038

article 888000039

article 888000040

article 878000001

article 878000002

article 878000003

article 878000004

article 878000005

article 878000006

article 878000007

article 878000008

article 878000009

article 878000010

implementasi manajemen risiko rtp mahjong ways 2

observasi pola geometris mahjong ways rtp jakarta

strategi bertahap rtp baccarat

analitik scatter pg soft rtp bandung

pola adaptif konsistensi rtp online asia

perbandingan algoritma mahjong wins 3 rtp terbaru

prediksi scatter hitam rtp mahjong ways surabaya

disiplin bermain rtp baccarat online

operasional server pg soft rtp mahjong ways 2 jakarta

interaksi simbol scatter rtp mahjong wins 3

article 878000011

article 878000012

article 878000013

article 878000014

article 878000015

article 878000016

article 878000017

article 878000018

article 878000019

article 878000020

cuaca 988000029

cuaca 988000030

cuaca 988000031

cuaca 988000032

cuaca 988000033

cuaca 988000034

cuaca 988000035

cuaca 988000036

cuaca 988000037

cuaca 988000038

analisis rtp mahjong ways jakarta

evaluasi pola rtp mahjong ways 2 bandung

algoritma pg soft pola simbol rtp

pola scatter hitam industri kreatif surabaya

fluktuasi server mahjong ways rtp jakarta

mekanisme rtp pola kemenangan mahjong ways2

variabel rtp pola baccarat live

analisis scatter hitam rtp pg soft

pola grid mahjong wins 3 grafik rtp

pengaturan modal rtp online

article 868000011

article 868000012

article 868000013

article 868000014

article 868000015

article 868000016

article 868000017

article 868000018

article 868000019

article 868000020

article 710000001

article 710000002

article 710000003

article 710000004

article 710000005

article 710000006

article 710000007

article 710000008

article 710000009

article 710000010

article 710000011

article 710000012

article 710000013

article 710000014

article 710000015

article 710000016

article 710000017

article 710000018

article 710000019

article 710000020

content-1701