Perjuangkan Banpres RI untuk Sumbawa, Wabup Ansori Datangi Balai Jalan Nasional NTB

Spread the love

Mataram, bidikankameranews.com (11/06/2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali menunjukkan keseriusannya dalam mengatasi persoalan infrastruktur jalan yang selama ini menjadi keluhan utama masyarakat.
Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Nusa Tenggara Barat (NTB) di Mataram, Kamis (11/06/2026).

Langkah ini diambil untuk memperjuangkan dukungan nyata dari pemerintah pusat melalui skema Bantuan Presiden (Banpres) guna mempercepat pembangunan dan peningkatan jalan-jalan strategis di wilayah Sumbawa.

Kunjungan tersebut bukan sekadar agenda rutin, melainkan bagian dari upaya ekstra pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan mendesak masyarakat. Pasalnya, kondisi sejumlah ruas jalan di Kabupaten Sumbawa dinilai kian memprihatinkan dan mulai menghambat aktivitas sehari-hari warga, mulai dari mobilitas antar wilayah, distribusi hasil pertanian dan perikanan, hingga akses menuju fasilitas publik seperti puskesmas dan sekolah.

Dalam pertemuan yang berlangsung intensif bersama jajaran BPJN NTB, Wabup Haji Ansori secara tegas memaparkan sejumlah usulan prioritas. Beberapa ruas jalan strategis yang masuk dalam daftar urgen antara lain jalan penghubung antar kecamatan sentra produksi pertanian, jalan menuju kawasan wisata yang berpotensi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), serta akses jalan yang menghubungkan Sumbawa dengan wilayah lain di NTB.

“Kami tidak bisa tinggal diam. Masyarakat Sumbawa sudah sangat menanti perbaikan infrastruktur jalan. Melalui program Banpres, kami berharap pemerintah pusat dapat hadir dan memberikan dukungan konkret. Infrastruktur yang baik akan menjadi pendorong utama pertumbuhan ekonomi daerah dan ujung-ujungnya meningkatkan kesejahteraan rakyat,” tegas Wabup Ansori.

Lebih lanjut, orang nomor dua di Kabupaten Sumbawa itu menjelaskan bahwa kerusakan infrastruktur jalan telah menimbulkan kerugian ekonomi yang tidak sedikit. Petani dan nelayan kerap mengeluhkan hasil panen dan tangkapan mereka yang terlambat sampai ke pasar karena harus menempuh jalan berlubang dan rusak parah. Akibatnya, harga komoditas turun dan daya saing daerah melemah.

“Bayangkan, jika jalan mulus, biaya logistik bisa ditekan, harga kebutuhan pokok pun lebih stabil. Itu efek berantai yang sangat besar bagi masyarakat kecil,” tambahnya.

Pertemuan tersebut juga dimanfaatkan Wabup Ansori sebagai forum koordinasi strategis untuk menyelaraskan program pembangunan infrastruktur antara pemerintah daerah, Provinsi dan pemerintah pusat. Ia menekankan pentingnya sinergi dan komunikasi yang berkelanjutan agar setiap proyek yang dihasilkan benar-benar sesuai dengan kebutuhan riil di lapangan dan tidak tumpang tindih dengan program lain.

Menanggapi hal itu, pihak BPJN NTB menyambut positif usulan yang disampaikan. Mereka mengaku akan segera menelaah dan melakukan verifikasi teknis terhadap ruas-ruas jalan yang menjadi prioritas Kabupaten Sumbawa. Dukungan melalui skema Banpres dinilai sangat mungkin direalisasikan jika usulan tersebut masuk dalam kriteria nasional dan didukung dengan data yang akurat.

Kepala BPJN NTB dalam kesempatan itu menyatakan bahwa pihaknya siap mengakomodasi aspirasi daerah, terutama untuk ruas jalan yang menjadi kewenangan pemerintah pusat. “Kami akan koordinasikan lebih lanjut dengan Kementerian PUPR. Selama dokumen dan kelengkapan teknis terpenuhi, bukan tidak mungkin Banpres segera turun untuk Sumbawa,” ujar salah satu perwakilan BPJN.

Pemerintah Kabupaten Sumbawa sendiri telah menyiapkan data lapangan yang komprehensif, termasuk kajian kerusakan jalan, estimasi biaya perbaikan, serta dampak ekonomi jika infrastruktur tersebut segera diperbaiki. Semua itu diserahkan secara langsung kepada BPJN NTB sebagai bahan pertimbangan utama.

Kunjungan Wabup Ansori ini menjadi bukti nyata komitmen kepemimpinan daerah yang tidak hanya berbicara di atas kertas, tetapi turun langsung memperjuangkan aspirasi warga hingga ke tingkat Provinsi dan pusat. Ia menegaskan bahwa perbaikan kualitas jalan bukanlah proyek prestise semata, melainkan kebutuhan hakiki untuk membuka isolasi wilayah, menciptakan konektivitas yang merata, dan memperkuat daya saing Sumbawa di kancah provinsi.

“Kami akan terus membangun komunikasi dengan berbagai pihak, karena pembangunan infrastruktur tidak bisa berjalan sendiri. Harus ada sinergi antara kabupaten, provinsi, dan pusat. Dan ini baru awal dari perjuangan panjang kita,” pungkas Wabup Ansori.

Dengan langkah nyata ini, masyarakat Sumbawa pun berharap agar usulan Banpres segera terealisasi. Pasalnya, kelancaran lalu lintas jalan bukan sekadar urusan teknis, tetapi menyangkut hajat hidup orang banyak, mulai dari anak-anak yang berangkat ke sekolah hingga petani yang mengantar hasil bumi ke kota. (*)


Spread the love

Next Post

Bangun Pendekatan dan Pelayanan Prima, Satlantas Polres Sumbawa Rutin Berikan Edukasi

Jum Jun 12 , 2026
Spread the love       Sumbawa Besar, (12/06/2026) bidikankameranews.com – Kegiatan ‘Polantas Menyapa” rutin dilakukan setiap hari pada semua unit pelayanan, salah […]
content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 838000411

article 838000412

article 838000413

article 838000414

article 838000415

article 838000416

article 838000417

article 838000418

article 838000419

article 838000420

article 838000421

article 838000422

article 838000423

article 838000424

article 838000425

article 838000426

article 838000427

article 838000428

article 838000429

article 838000430

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

articel 000000161

articel 000000162

articel 000000163

articel 000000164

articel 000000165

articel 000000166

articel 000000167

articel 000000168

articel 000000169

articel 000000170

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

content-1701