Bupati H. Jarot : Hilirisasi Ayam Terintegrasi Tetap Ada di Sumbawa

Spread the love

Sumbawa, bidikankameranews.com (16 Juni 2026) – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP menegaskan bahwa Program Hilirisasi Ayam Terintegrasi yang merupakan Program Strategis Nasional (PSN) tetap berjalan di Kabupaten Sumbawa. Meski sempat diwarnai isu pemindahan lokasi, Bupati Jarot memastikan bahwa Sumbawa tetap menjadi salah satu pusat pengembangan industri peternakan modern terintegrasi tersebut.

Megaproyek senilai Rp1,2 hingga Rp1,7 triliun yang dijalankan oleh BUMN PT. Berdikari (di bawah ID FOOD dan Danantara) ini telah diresmikan melalui peletakan batu pertama (groundbreaking) pada awal Februari 2026 lalu di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir. Namun hingga saat ini, realisasi pembangunan fisiknya masih tertahan.

Kendala utama yang dihadapi adalah persoalan lahan. Kawasan Serading yang direncanakan sebagai lokasi pembangunan ternyata merupakan aset milik Pemerintah Provinsi NTB, bukan milik Pemerintah Kabupaten Sumbawa.
“Tanah di Serading milik Provinsi. Dan tanah tersebut kalau diserahkan untuk proyek ini harus ada persetujuan DPR. Untuk ada persetujuan DPR ada mekanisme yang ditempuh, panjang dan berbelit-belit,” jelas Bupati Jarot, Selasa (16/06/2026).

Kondisi ini dimanfaatkan oleh Direktur Hilirisasi untuk membuka peluang agar Kabupaten Bima juga dapat terlibat, sehingga bisa meng-cover wilayah Dompu dan Nusa Tenggara Timur (NTT).
“Itulah kenapa ada penandatanganan kesepakatan (MoU) dengan Bupati Bima, di samping tanah milik Pemkab namun itu terjadi tanpa sepengetahuan Gubernur NTB,” ungkap Bupati.

Menghadapi situasi tersebut, Bupati Sumbawa telah menyurati Direktur Hilirisasi bahwa Kabupaten Sumbawa siap menyiapkan lahan alternatif bila proses pengurusan tanah di Serading menemui jalan buntu. “Tapi keputusan telah diambil, dibagi dua lokasi. Kabupaten Bima mengkaver Dompu dan NTT. Sementara Kabupaten Sumbawa mengkaver KSB (Kabupaten Sumbawa Barat),” beber Bupati Jarot.

Pembagian fasilitas ini dilakukan demi efisiensi bisnis dan distribusi. Jika seluruh fasilitas pembibitan dipusatkan di Sumbawa, ongkos kirim bibit ayam (Day Old Chick/DOC) ke pasar di Flores dan NTT akan membengkak.

Dengan adanya fasilitas di Bima, jalur distribusi ke wilayah timur menjadi lebih pendek dan murah. Produksi dari Sumbawa akan difokuskan untuk menyuplai peternak di Kabupaten Sumbawa dan Sumbawa Barat, sedangkan fasilitas di Bima disiapkan untuk melayani Bima, Dompu hingga ekspansi ke Flores.

Untuk mengatasi persoalan lahan, Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Sumbawa tengah mendorong skema kerja sama antara BUMD (seperti PT Gerbang NTB Emas) dan BUMN. Lahan Serading nantinya akan dimasukkan sebagai penyertaan modal pemerintah provinsi kepada BUMD, kemudian BUMD menjalin kerja sama bisnis dengan PT Berdikari.

Bupati Jarot menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan banyak opsi untuk lahan pengganti. “Insya Allah dalam bulan ini tim akan turun kembali meninjau lokasi lainnya selain Serading,” ujarnya.

“Yang jelas, Insya Allah Sumbawa tetap dapat namun berbagi dengan Bima dan itu tidak apa-apa untuk pemerataan tenaga kerja dan lainnya,” tutup Bupati. (*)


Spread the love

Next Post

Konjen Amerika Serikat Kunjungi Pemkab Sumbawa, Bahas Pengelolaan Tambang Rakyat Berkelanjutan di Lantung

Rab Jun 17 , 2026
Spread the love       Sumbawa, bidikankameranews.com (16 Juni 2026) – Pemerintah Kabupaten Sumbawa menerima kunjungan delegasi Konsulat Jenderal Amerika Serikat yang […]
content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 838000411

article 838000412

article 838000413

article 838000414

article 838000415

article 838000416

article 838000417

article 838000418

article 838000419

article 838000420

article 838000421

article 838000422

article 838000423

article 838000424

article 838000425

article 838000426

article 838000427

article 838000428

article 838000429

article 838000430

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

articel 000000161

articel 000000162

articel 000000163

articel 000000164

articel 000000165

articel 000000166

articel 000000167

articel 000000168

articel 000000169

articel 000000170

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

content-1701