
Sumbawa, bidikankameranews.com (16 Juni 2026) – Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., didampingi Wakil Bupati Sumbawa Drs. H. Mohamad Ansori, menghadiri Peringatan Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 Hijriah yang berlangsung di Masjid Agung Nurul Huda Sumbawa, Selasa malam (16/06/2026).
Kegiatan yang mengusung tema “Momentum 1 Muharram 1448 H sebagai Spirit Perubahan Menuju Masyarakat Sumbawa yang Unggul, Maju dan Sejahtera” tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, jajaran Forkopimda, anggota DPRD Kabupaten Sumbawa, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Sumbawa, Ketua Baznas Kabupaten Sumbawa, para kepala perangkat daerah, serta jamaah Masjid Agung Nurul Huda.
Dalam sambutannya, Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menyampaikan bahwa Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian angka dalam kalender Hijriah, melainkan momentum untuk berhenti sejenak dari kesibukan dan melakukan refleksi atas perjalanan hidup yang telah dilalui.
Menurutnya, semangat hijrah harus menjadi dorongan untuk terus memperbaiki diri, memperkuat keimanan, serta meningkatkan kepedulian terhadap sesama.
Bupati juga mengapresiasi semangat masyarakat Sumbawa dalam menjaga nilai-nilai keagamaan, termasuk perjuangan Kafilah Kabupaten Sumbawa pada MTQ Tingkat Provinsi NTB ke-31 Tahun 2026. Ia menyampaikan rasa bangga atas peningkatan prestasi Kabupaten Sumbawa yang berhasil meraih peringkat ke-6, naik dari peringkat ke-8 pada pelaksanaan MTQ sebelumnya. Capaian tersebut, menurutnya, menjadi bukti bahwa pembinaan generasi Qurani di Kabupaten Sumbawa terus menunjukkan hasil yang positif.
Bupati mengajak masyarakat menjadikan momentum 1 Muharram untuk memperkuat persaudaraan, gotong royong, dan kepedulian sosial, terutama kepada warga yang sedang menghadapi musibah. Ia juga menegaskan pentingnya menjaga budaya dan tradisi daerah yang selaras dengan nilai-nilai Islam sebagai bagian dari upaya membangun Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. Melalui Festival Malala yang kembali digelar di Desa Poto, Kecamatan Moyo Hilir, Pemerintah Kabupaten Sumbawa ingin memperkuat identitas Tau Samawa sekaligus menanamkan rasa bangga terhadap budaya daerah kepada generasi muda.
Sementara itu, dalam tausiahnya, Dea Guru Syukri Rahmat, S.Ag., M.M.Inov., mengingatkan pentingnya ketakwaan kepada Allah SWT dan memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya. Menurutnya, perputaran waktu berlangsung begitu cepat sehingga manusia sering tidak menyadarinya. Oleh karena itu, setiap muslim harus terus meningkatkan kualitas iman dan ibadah dari tahun ke tahun agar tidak termasuk golongan orang yang merugi.
Peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah tersebut berlangsung khidmat dan penuh makna, menjadi momentum refleksi bersama untuk memperkuat nilai-nilai keagamaan, persatuan, dan semangat membangun Kabupaten Sumbawa yang unggul, maju, dan sejahtera. (*)













