Artikel // Strategi APBD Menghadapi Peluang dan Tantangan Dalam Pembangunan Daerah Sumbawa Barat

Spread the love

Strategi APBD Menghadapi Peluang dan Tantangan Dalam Pembangunan Daerah
Sumbawa Barat

Oleh : Nurdin Rahman SE Kepala BPKD kabupaten Sumbawa Barat

1. PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Kabupaten Sumbawa Barat terbentuk pada masa reformasi yang memberikan
otonomi luas kepada daerah-daerah untuk mengurus rumah tangganya sendiri. Meski
berusia muda, Kabupaten Sumbawa Barat tidak kalah dengan kabupaten lain di Provinsi Nusa Tenggara Barat dalam capaian pembangunan.

Dengan modal-modal pembangunan yang dimiliki, seperti sumberdaya alam,
sumberdaya manusia dan kapasitas fiskalnya, Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat telah melakukan perbaikan di berbagai bidang, bahkan menjadi prestasi yang
membanggakan, antara lain:

1) Jumlah penduduk miskin terus mengalami penurunan setiap tahun, sejak tahun 2016 sampai tahun 2020 persentase jumlah penduduk miskin turun 16.50% menjadi 13.34% atau turun 3.16%.

2) Indeks Pembangunan Manusia di Kabupaten Sumbawa Barat tahun 2020 tertinggi di antara semua kabupaten di Provinsi Nusa Tenggara Barat yaitu 71.63 poin dan termasuk kategori tinggi secara nasional (60-<70). IPM Kabupaten Sumbawa Barat masih lebih tinggi dari IPM Provinsi NTB sebesar 68.25 poin. IPM menggambarkan tiga dimensi pembangunan yaitu kesehatan (umur harapan hidup), pendidikan (rata-
rata lama sekolah dan harapan lama sekolah) dan standar hidup layak.

3) Sumbawa Barat menjadi satu-satunya daerah di Provinsi NTB yang telah
menuntaskan lima pilar Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM).

4) Sumbawa Barat telah mencapai Universal Health Coverage (UHC) dengan
menjaminkan kepesertaan seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat dalam program Jaminan Kesehatan Nasional.

5) Sumbawa Barat secara konsisten tetap memenuhi ketentuan alokasi belanja-belanja
wajib (mandatory), seperti 20% untuk belanja fungsi pendidikan, 10% diluar belanja gaji untuk urusan kesehatan, 10% belanja Dana Alokasi Umum dan Dana Bagi Hasil non earmarked untuk Alokasi Dana Desa (ADD), 25% Dana Transfer Umum untuk belanja infrastruktur.
6) Sejak tahun 2014 hingga 2021 Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat mendapatkan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas penyajian laporan keuangan pemerintah daerah.

Hasil-hasil pembangunan yang sudah dicapai Kabupaten Sumbawa Barat harus
dipertahankan dan ditingkatkan dengan melakukan adaptasi terhadap lingkungan
eksternal, seperti kondisi perekonomian nasional yang cenderung melemah serta
perkembangan pandemi Covid-19 yang tidak menentu dan lingkungan internal seperti
munculnya magnet-magnet perekonomian baru dan adanya sumberdaya baru yang
dimiliki Kabupaten Sumbawa Barat.

 

B. Identifikasi Masalah

1) Bagaimana APBD yang cenderung menurun dapat digerakkan sebagai alat/instrumen dalam pelaksanaan Pembangunan Daerah.

2) Adanya pandemi Covid-19 berdampak pada arah kinerja pembangunan Sumbawa
Barat.

3) Bagaimana memanfaatkan peluang dan tantangan pembangunan di Kabupaten
Sumbawa Barat

2. ANALISIS DAN STRATEGI

A. Peluang dan Optimisme Baru
Kabupaten Sumbawa Barat memiliki peluang baru dalam rangka pengembangan
ekonomi daerah, berupa:

1) Pembangunan bandara di Desa Kiantar Kecamatan Poto Tano yang akan mengungkit sektor pariwisata terutama di sepanjang pantai barat mulai dari Kertasari hingga gugusan pulau-pulau Gili Balu yang akan menjadi destinasi wisata kelas dunia.

2) Pembangunan smelter dan industri turunannya di kawasan tambang Desa Benete Kecamatan Maluk yang diharapkan dapat menghasilkan efek rambatan berupa
peluang lapangan kerja dan kebutuhan logistik kawasan industri yang bisa disediakan oleh pengusaha lokal.

3) Pembangunan Bendungan Bintang Bano di Kecamatan Brang Rea dan Bendungan Tiu
Suntuk di Kecamatan Brang Ene yang akan mampu mengairi jaringan irigasi
sepanjang tahun di sebagian besar wilayah Kabupaten Sumbawa Barat.

B. Tantangan berat yang harus dihadapi

Selain memiliki peluang-peluang baru, Kabupaten Sumbawa Barat juga menghadapi tantangan-tantangan berat sebagai akibat perkembangan keadaan dari lingkungan eksternal, berupa:

1) Pandemi Covid-19
Sejak muncul pada awal tahun 2020, pandemi Covid-19 belum menunjukkan tanda- tanda akan berakhir. Hingga saat ini belum diketahui kapan dan bagaimana cara
mengatasi pandemi ini. Tidak hanya berdampak bagi kesehatan seperti jumlah pasien yang harus dirawat di fasilitas kesehatan hingga kematian, pandemi ini juga menyebabkan terpuruknya perekonomian global, nasional dan sudah tentu perekonomian daerah.Pandemi ini sudah jelas menekan aktivitas sosial ekonomi masyarakat.

2) Kemampuan keuangan daerah yang semakin menurun disertai ketidakpastian
APBD Sumbawa Barat pernah mencapai Rp. 1.579.365.355.670 pada tahun 2017,
namun pada tahun 2021 APBD Sumbawa Barat mencapai Rp. 957.523.774.656 yang
menggambarkan bahwa Kapasitas Fiskal Sumbawa Barat makin menurun dan diserta ketidakpastian karena tingginya dinamika kebutuhan belanja penanganan pandemi.
Pada tahun 2020 telah terjadi perubahan dana transfer karena realokasi dan
refocusing anggaran hingga APBD diubah sebanyak 12 kali perubahan Peraturan
Kepala Daerah tentang APBD yang menyebabkan ruang fiskal daerah untuk
pelaksanaan program dan kegiatan prioritas menjadi terbatas karena sumber daya
fiskal daerah difokuskan untuk penanganan Covid-19.

C. Strategi Pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat Merespon peluang dan tantangan dalam pelaksanaan pembangunan di Kabupaten Sumbawa Barat, diperlukan strategi-strategi sebagai berikut:

1) Penyusunan perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan yang lebih baik
Aspek tidak kalah penting adalah perlunya menjaga konsistensi perencanaan
pembangunan dan pengelolaan keuangan daerah. Hal ini penting untuk menjamin
dokumen perencanaan yang sudah bagus tidak mengalami distorsi pada tahap
pelaksanaan program dan kegiatan. Beberapa kekurangan dalam proses perencanaan pembangunan dan pengelolaan keuangan selama ini, antara lain:

a) Output beberapa program/kegiatan/subkegiatan belum diukur secara kuantitatif sehingga sulit dilakukan penilaian capaiannya dan pengukuran kegiatan berbasis kinerja.

b) Kesulitan dalam pengendalian dan analisa dampak kegiatan karena belum
sepenuhnya menerapkan standarisasi kegiatan dan harga.

c) Masih ada kegiatan yang tidak direncanakan masuk di tahun berjalan melalui mekanisme pergeseran anggaran atau perubahan penjabaran APBD.

d) Pemilik program/kegiatan yang belum sepenuhnya mengawasi/mengawal dalam
penyusunan RKA/DPA.

2) Pengembangan Strategis Teknis dalam mendorong Perencanaan Pembangunan
Daerah Hal ini dapat dilakukan dengan mendorong program teknis melalui:

a) Pengembangan Sektor Pariwisata, dengan adanya daya ungkit Bandara Kiantar
Poto Tano.

b) Pengembangan Pertanian dan Perikanan, dengan adanya Bendungan Bintang
Bano dan Tiu Suntuk maka petani dapat memenuhi aktivitasnya dengan
menggerakkan tanaman pangan sebagai usaha kultural yang selama ini kesulitan
air dapat dikembangkan sehingga dapat memenuhi kebutuhan lokal dan daerah.

c) Pemberdayaan Usaha Mikro Kecil dan Menengah, Pemerintahn Daerah mulai
mengidentifikasi kebutuhan usaha dan jasa yang dibutuhkan industri wisata dan
smelter serta penyiapan tenaga kerja calon pelaku usaha melalui pelatihan , worshop dan Study banding.

3. Kesimpulan
Strategi-strategi tersebut diatas membutuhkan usaha dan kerja keras dengan memaksimalkan peran APBD sebagai instrumen untuk membentuk arah kebijakan ekonomi dalam mengimplementasikan peluang pembangunan daerah pada sektor
tertentu sebagai prioritas utama di tengah kondisi perekonomian nasional yang cenderung melemah. Pada akhirnya masyarakat ekonomi Sumbawa Barat telah siap memanfaatkan potensi sumber daya daerah yang ada di Bumi Pariri Lema Bariri. ( DEO)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

KPU Sumbawa Tetapkan Data Pemilih Berkelanjutan Bulan Mei, Yakni 339.173 Pemilih

Kam Jun 3 , 2021
Spread the love          Sumbawa Besar NTB bidikankameranews.com – KPU Kabupaten Sumbawa Kembali menetapkan data pemilih berkelanjutan (DPB) periode bulan […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

psda 438000021

psda 438000022

psda 438000023

psda 438000024

psda 438000025

psda 438000026

psda 438000027

psda 438000028

psda 438000029

psda 438000030

psda 438000031

psda 438000032

psda 438000033

psda 438000034

psda 438000035

psda 438000036

psda 438000037

psda 438000038

psda 438000039

psda 438000040

psda 438000041

psda 438000042

psda 438000043

psda 438000044

psda 438000045

psda 438000046

psda 438000047

psda 438000048

psda 438000049

psda 438000050

psda 438000051

psda 438000052

psda 438000053

psda 438000054

psda 438000055

psda 438000056

psda 438000057

psda 438000058

psda 438000059

psda 438000060

psda 438000061

psda 438000062

psda 438000063

psda 438000064

psda 438000065

psda 438000066

psda 438000067

psda 438000068

psda 438000069

psda 438000070

psda 438000071

psda 438000072

psda 438000073

psda 438000074

psda 438000075

psda 438000076

psda 438000077

psda 438000078

psda 438000079

psda 438000080

cuaca 638000086

cuaca 638000087

cuaca 638000088

cuaca 638000089

cuaca 638000090

cuaca 638000091

cuaca 638000092

cuaca 638000093

cuaca 638000094

cuaca 638000095

cuaca 638000096

cuaca 638000097

cuaca 638000098

cuaca 638000099

cuaca 638000100

cuaca 638000101

cuaca 638000102

cuaca 638000103

cuaca 638000104

cuaca 638000105

article 710000111

article 710000112

article 710000113

article 710000114

article 710000115

article 710000116

article 710000117

article 710000118

article 710000119

article 710000120

article 710000121

article 710000122

article 710000123

article 710000124

article 710000125

article 710000126

article 710000127

article 710000128

article 710000129

article 710000130

article 710000131

article 710000132

article 710000133

article 710000134

article 710000135

article 710000136

article 710000137

article 710000138

article 710000139

article 710000140

article 710000141

article 710000142

article 710000143

article 710000144

article 710000145

article 710000146

article 710000147

article 710000148

article 710000149

article 710000150

article 710000151

article 710000152

article 710000153

article 710000154

article 710000155

article 710000156

article 710000157

article 710000158

article 710000159

article 710000160

article 999990051

article 999990052

article 999990053

article 999990054

article 999990055

article 999990056

article 999990057

article 999990058

article 999990059

article 999990060

article 999990061

article 999990062

article 999990063

article 999990064

article 999990065

article 999990066

article 999990067

article 999990068

article 999990069

article 999990070

article 999990071

article 999990072

article 999990073

article 999990074

article 999990075

cuaca 898100116

cuaca 898100117

cuaca 898100118

cuaca 898100119

cuaca 898100120

cuaca 898100121

cuaca 898100122

cuaca 898100123

cuaca 898100124

cuaca 898100125

cuaca 898100126

cuaca 898100127

cuaca 898100128

cuaca 898100129

cuaca 898100130

cuaca 898100131

cuaca 898100132

cuaca 898100133

cuaca 898100134

cuaca 898100135

cuaca 898100136

cuaca 898100137

cuaca 898100138

cuaca 898100139

cuaca 898100140

cuaca 898100141

cuaca 898100142

cuaca 898100143

cuaca 898100144

cuaca 898100145

content-1701