
Sumbawa, bidikankameranews.com –
Pelatihan Paten telah dilaksanakan di Universitas Warmadewa, Bali, tanggal 8 – 9 Juli 2026 dan diikuti oleh sekitar 50 peserta yang berasal dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia.
Kehadiran narasumber dari lintas institusi menunjukkan betapa pentingnya kolaborasi dalam memperkuat budaya riset, inovasi, dan hilirisasi di lingkungan akademik.
Salah satu bentuk hilirisasi hasil penelitian adalah paten, baik paten biasa maupun paten sederhana, yang menuntut tidak hanya unsur kebaruan, tetapi juga kemampuan menyusun deskripsi permohonan secara sistematis, jelas, dan sesuai ketentuan.
Tidak seluruh hasil riset dapat dipatenkan, sebab sebuah invensi harus memenuhi persyaratan kebaruan, mengandung langkah inventif, serta dapat diterapkan dalam industri. Karena itu, pelatihan ini menjadi sangat penting untuk meningkatkan pemahaman dosen dan peneliti dalam menyiapkan luaran riset yang berpotensi memperoleh perlindungan paten.
Kegiatan ini juga berkontribusi terhadap pengembangan perguruan tinggi, mengingat produktivitas riset dan inovasi merupakan salah satu indikator penting dalam akreditasi program studi maupun institusi, serta berkaitan dengan capaian IKU perguruan tinggi.
Selain itu, sertifikat paten dapat menjadi salah satu bentuk rekognisi BKD bagi dosen, sekaligus memperkuat daya saing perguruan tinggi dalam menghasilkan inovasi yang berkualitas dan berorientasi pada luaran.
Dalam kesempatan tersebut, Dosen UTS, Sahri Yanti, Ph.D., turut mengikuti pelatihan dengan mengajukan draf paten berjudul “Formula Bumbu Instan Sepat Lomo Samawa Berantioksidan dan Metode Pembuatannya”.
Proses coaching dilakukan oleh Prof. Dr. Mike Yuliana dari PENS yang membantu melakukan revisi hingga draf siap disubmit kembali. Salah satu tahap penting dalam penyusunan paten adalah menelusuri kebaruan dari paten-paten yang serupa, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.
Melalui pelatihan ini, diharapkan peserta memperoleh wawasan baru sekaligus terdorong untuk menghasilkan inovasi yang bermanfaat bagi pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat. (*)













