IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) DI PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT

Spread the love

IMPLEMENTASI APLIKASI SISTEM INFORMASI MANAJEMEN DAERAH (SIMDA) DI PEMERINTAH KABUPATEN SUMBAWA BARAT

Oleh : Sri Widiastuti, S.E.

Mahasiswa Pascasarjana Magister Manajemen Inovasi Angkatan X Universitas Teknologi Sumbawa

Semenjak diberlakukannya kebijakan Otonomi Daerah di Indonesia, setiap Pemerintah Daerah berperan penuh dalam mengatur pemerintahannya sendiri. Kewenangan Pemerintah Daerah dalam menjalankan pemberian Otonomi Daerah tersebut didukung dengan dikeluarkannya Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Pemberian kewenangan kepada Daerah berupa Otonomi Daerah menjadikan daerah tersebut memiliki kewenangan dalam melakukan penyusunan dan perencanaan pembangunan yang sesuai dengan kebutuhan daerah.

Penyusunan dan perencanaan pembangunan yang dimaksud termasuk pengelolaan anggaran/keuangan daerah. Sehingga dengan adanya otonomi daerah dan reformasi birokrasi, menimbulkan perubahan yang mendasar dalam manajemen keuangan daerah dimulai dari proses penganggaran, penatausahaan hingga pertanggungjawaban.
Dalam rangka menciptakan tata kelola pemerintahan yang baik (good governace), maka perubahan paradigma tersebut perlu untuk dilakukan.

Pelaksanaan prinsip tersebut mewajibkan Pemerintah Daerah untuk melaksanakan danmempertanggungjawabkan pengelolaan keuangan daerah secara transparan, efisien, efektif dan akuntabel. Good governance dan clean government merupakan cita-cita dan harapan besar yang ingin dicapai oleh Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan Otonomi Daerah yang telah diberikan Pemerintah Pusat kepada setiap Daerah.
Dalam mewujudkan terciptanya good governance dan clean government, pemerintah daerah memerlukan sebuah sistem yang dapat diandalkan, dimana sistem tersebut mampu mendapatkan dan mengolah data untuk menghasilkan informasi yang digunakan oleh pemerintah daerah sebagai rujukan untuk mengambil keputusan terkait perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah. Informasi-informasi yang dimaksud seperti laporan keuangan dan informasi keuangan lainnya secara lebih komprehensif, informasi terkait posisi keuangan daerah, kondisi kinerja keuangan, dan akuntabilitas pemerintah daerah.

Upaya pengelolaan ataupun manajemen daerah demi mewujudkan terselenggaranya good governance telah dikembangkan dalam sebuah sistem e-government dimana sistem ini telah dirumuskan dalam Inpres Nomor 3 Tahun, 2003 yaitu Pemerintah Daerah selaku pengguna ataupun pengelola dana publik diwajibkan agar mampu menyediakan sebuah informasi keuangan daerah yang dibutuhkan dengan akurat, relevan, tepat waktu, dan dapat dipercaya. Sehingga Pemerintah Daerah dituntut dan diwajibkan untuk memiliki serta menggunakan sebuah sistem informasi yang handal dan dapat mendukung Pemerintah Daerah dalam mewujudkan good governance dan clean government.

Salah satu tujuan diimplementasikannya e-Government untuk membantu peningkatan mutu pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi sebagai proses penyelenggaraan pemerintah, menciptakan pemerintahan yang bersih, menciptakan transparansi, mampu menjawab berbagai tuntutan perubahan secara efektif, perbaikan organisasi, sistem manajemen yang baik, dan proses kerja kepemerintahan yang efisien dan efektif (Irawan, 2017). Oleh karena itu, mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 56 Tahun, 2005 Tentang Sistem Informasi Keuangan Daerah, maka diterapkan sebuah teknologi informasi dengan menggunakan kecanggihan dari aplikasi teknologi komputer sebagai salah satu alat pendukung dalam sebuah proses sistem manajemen daerah. Hingga saat ini setiap pemerintah Kota/Kabupaten di Indonesia direkomendasikan untuk kiranya dapat mengimplementasikan sistem informasi manajemen daerah ataupun keuangan daerah berbasis aplikasi teknologi komputer

Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP, 2020) melalui Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah telah mengembangkan pemanfaatan teknologi dan informasi dengan menghadirkan sebuah sistem aplikasi yang dapat membantu setiap Pemerintah Daerah. Sistem aplikasi yang dikembangkan dikenal dengan nama Sistem Informasi dan Manajemen Daerah (SIMDA). SIMDA merupakan aplikasi bagian dari komponen Sistem Akuntansi Pemerintah Daerah (SAPD) yang disediakan untuk membantu Pemerintah Daerah melakukan sistem akuntansi, mulai dari penyelenggaraan hinga pertanggungjawaban pengelolaan keuangan daerah (Wibisono, 2017).

Salah satu tujuan utama pengembangan aplikasi SIMDA adalah untuk menghasilkan informasi yang lengkap, akurat dan akuntabel serta mengikuti Sistem Akuntansi Pemerintahan (SAP), maka tujuan penting dari pengembangan program aplikasi SIMDA tersebut antara lain (Dewi & Senggarang, 2014): (1) Menyediakan database tentang kondisi di daerah secara terintegrasi; (2) Menghasilkan informasi penyelenggaraan Pemerintahan Daerah yang lengkap, tepat dan akurat yang dapat digunakan sebagai acuan pengambilan keputusan; (3) Menyiapkan perangkat daerah yang mampu menguasai dan memanfaatkan teknologi informasi; dan (4) Penguatan landasan Pemerintah Daerah dalam penyelenggaraan Otonomi Daerah.
Guna mendukung suksesnya implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA), maka Deputi Pengawasan Bidang Penyelenggaraan Keuangan Daerah telah membentuk Satgas Pengembangan Sistem Informasi Manajemen Daerah, yang memiliki tugas:
Mengembangkan dan melakukan pemutakhiran terhadap program aplikasi SIMDA yang berkaitan dengan pembangunan/peningkatan kapasitas pemerintah; Memberikan bimbingan teknis kepada Satgas SIMDA Perwakilan BPKP yang ditugaskan dalam asistensi; Membantu Satgas SIMDA Perwakilan BPKP melakukan asistensi implementasi program aplikasi SIMDA pada Pemerintah Daerah (Wibisono, 2017).

Sampai dengan tahun 2017 sudah ada empat macam SIMDA yang dikembangkan oleh BPKP dan diimplementasikan oleh Kabupaten/Kota, seperti:
SIMDA Keuangan;
SIMDA Barang Milik Daerah;
SIMDA Gaji; dan
SIMDA Pendapatan.
SIMDA Perencanaan
Merujuk dari beberapa peraturan-peraturan yang terkait dengan pengelolaan Keuangan Daerah, saat ini Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sedang berupaya keras dalam menyediakan sistem informasi dan manajemen daerah berbasis aplikasi SIMDA. Upaya ini dilakukan dengan tujuan untuk menciptakan sistem pengelolaan Keuangan Daerah yang bersih, akuntable, transparan, efektif, dan efisien.

Selain itu tujuan lain dari diterapkannya sistem informasi dan manajemen daerah berbasis aplikasi SIMDA yaitu untuk mengetahui sejauh mana perkembangan pembenahan tata kelola yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat. Kemudian rencana lain dari mengimplementasikan aplikasi SIMDA di Kabupaten Sumbawa Barat yaitu sebagai langkah dalam pencegahan korupsi yang teritergrasi berbasis elektronik dengan penerapan e-Planning dan e-Budgeting. Hal ini penting guna meningkatkan kualitas Laporan Keuangan pemerintah daerah menuju terwujudnya good governance.

Pemerintah Daerah Kabupaten Sumbawa barat mulai menggunakan aplikasi SIMDA sejak awal tahun 2018 hingga tahun 2020. Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat sudah menggunakan seluruh SIMDA. Namun, keterbatasan Informasi Teknologi (IT) dan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi salah satu penghambat dalam Implementasi Aplikasi SIMDA di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa Barat.

Tingkat pemahaman penggunaan akan semakin mempengaruhi implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Sama halnya dengan kualitas sumber daya manusia dapat mempengaruhi implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Tingkat pemahaman pengguna harus diperhatikandengan baik agar terlaksananya implemntasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) sesuai dengan perencanaan pemerintah daerah. Semakin tinggi tingkat pemahaman pengguna maka dapat membantu meningkatkan implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) di pemerintah daerah. Logikanya dengan adanya pemahaman pengguna memperluas pengetahuan tentang implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA). Dalam pengimplementasian SIMDA pemerintah harus menyelenggarakan pelatihan untuk meminimalisir penolakan terhadap aplikasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA).

Hal lain yang harus menjadi perhatian adalah kesiapan dan kemauan untuk menerima dan melaksanakan perubahan. Untuk dapat menentukan keberhasilan suatu sistem informasi, dibutuhkan pemahaman oleh pengguna sistem tersebut (Alfian, 2014). Di era yang moderen ini setiap pegawai pada SKPD harus memiliki ketanggapan yang cepat, karena hal ini akan berpengaruh juga terhadap jalannya SKPD. Dengan adanya perubahan inilah yang dapat melaksanakan implementasi Sistem Informasi Manajemen Daerah (SIMDA) lebih baik lagi. ( red )


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Tanggapi Tudingan Amanat, Musyafirin: Roster Kerja AMMAN Mineral Sudah Sesuai Aturan

Ming Des 25 , 2022
Spread the love       Tanggapi Tudingan Amanat, Musyafirin: Roster Kerja AMMAN Mineral Sudah Sesuai Aturan   Sumbawa Barat, bidikankameranews.com Rententan aksi […]
content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 838000411

article 838000412

article 838000413

article 838000414

article 838000415

article 838000416

article 838000417

article 838000418

article 838000419

article 838000420

article 838000421

article 838000422

article 838000423

article 838000424

article 838000425

article 838000426

article 838000427

article 838000428

article 838000429

article 838000430

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

articel 000000161

articel 000000162

articel 000000163

articel 000000164

articel 000000165

articel 000000166

articel 000000167

articel 000000168

articel 000000169

articel 000000170

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

content-1701