Hamzah SE., Kades Tua Nanga Sebut Julien Cormons Pemilik Villa Tidak Menghargai Pemerintah Desa, FKPPM Serukan Deportasi Julien Cormons

Spread the love

Hamzah SE., Kades Tua Nanga Sebut Julien Cormons Pemilik Villa Tidak Menghargai Pemerintah Desa, FKPPM Serukan Deportasi Julien Cormons

Tua Nanga NTB, bidikankameranews.com – Hamzah.SE, Kepala Desa Tua Nanga, Kecamatan Poto Tano, Kabupaten Sumbawa Barat menilai Julien Cormons Pemilik Villa yang berada di Bukit Samudra Desa Tua Nanga, sangat tertutup dengan masyarakat tua nanga maupun dengan pemerintah desa, sejak kehadiran diwilyah desanya, Julien Cormons selalu menjanjikan kepada Kepala Desa untuk dapat memperkerjakan tenaga lokal khususnya warga tua nanga, akan tetapi sejak 1 tahun lebih beroperasi belum ada satupun warga tua nanga yang diperkerjakan sebagai karyawan hotel, hal ini dapat memicu kesenjangan sosial ,

” terjadinya aksi keributan warga tua nanga dengan pemilik hotel, disebabkan Julien Cormons tidak menghargai Pemerintah Desa untuk bertemu guna membahas secara kekeluargaan terkait warga tua nanga yang akan dipekerjakan sebagai karyawan hotel, akan tetapi justru Julien Cormons tidak mengabaikan dan masa bodoh, hal ini awal dari pemicu terjadinya insiden  ” terang Hamzah kepada media , minggu ( 14/09 )

Menurut Hamzah, bahwa insiden tersebut bermula ketika pemilik hotel mengabaikan surat kepala desa tuananga, tiba – tiba salah satu warga desa kertasari menarik tangannya julien cormons untuk dapat diajak berdiskusi terkait permintaan dari Pemdes Tua Nanga, namun hal tersebut ditanggapi negatif oleh Julien Cormons , ” kalau pemilik mau terbuka dan bijak, tidak mungkin terjadi insiden , ” kata Hamzah

Hamzah juga menyayangkan sikap tertutup pemilik hotel terhadap Pemdes maupun masyarakat tua nanga, sejak kehadilan Villa tersebut belum kontribusi apapun kepada warga tua nanga maupun pemdesnya, padahal wilayah tersebut masuk dalam pemdes tua nanga, yang mana Pemdes berkewajiban menjaga Investor apalagi investor dari Negara Asing, agar keamanan dan kondusifitas para investor dapat terjaga , ” Justeru PT MUHSIN DAN PT BALONA , pengusaha hotel tersebut sangat terbuka dengan Pemdes tua nanga maupun warga lokal, beda halnya dengan Julien Cormons pemilik Villa Bukit Samudra yang merasa sok angkuh dan tertutup ” kesal Hamzah

Sementara Forum Komunikasi Pemuda Pasak Mantar membantah dugaan pengeroyokan terencana terhadap Warga Negara Asing (WNA), Julien Cormons di villa Bukit Samudra Sumbawa, Kertasari, Sumbawa Barat, pada Senin 8, September 2025.

“Kami perlu menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi di Villa Bukit Samudra bukanlah suatu tindakan pengeroyokan yang direncanakan atau memiliki dalang tertentu seperti yang diframing pihak kuasa hukum korban,” tegas ketua FKPPM, Supardi, S.P kepada media ini, Sabtu 13 September 2025.

Kejadian tersebut, kata dia, murni dipicu oleh sikap Julien Cormons yang dianggap tidak menghargai masyarakat yang datang dengan niat baik ke lokasi (Villa). Emosi yang tersulut dari teman-teman di lapangan semata-mata merupakan reaksi spontan, bukan hasil dari sebuah rekayasa ataupun perintah pihak tertentu.

Oleh karena itu, tagasnya, ia meminta agar aparat penegak hukum (APH) tidak terburu-buru menarik kesimpulan yang dapat merugikan marwah dan nama baik masyarakat lokal.

“Kami menolak adanya framing bahwa terdapat aktor atau dalang di balik peristiwa ini,” imbuhnya.

Framing semacam itu, jelas dia, hanya akan memperkeruh keadaan dan mengorbankan citra warga setempat, serta mengesampingkan fakta bahwa persoalan berawal dari sikap dan tindakan korban sendiri.

FKPPM mendesak kepada aparat penegak hukum agar warga yang ditahan dapat dibebaskan, serta penanganan perkara ini dilakukan secara adil tanpa mengorbankan nama baik masyarakat sekitar. “Kami berharap semua pihak menjaga kondusifitas daerah, tanpa menyudutkan warga lokal dengan narasi yang berlebihan,” pungkasnya.

Peristiwa itu, kata dia, seharusnya menjadi pembelajaran berharga bagi para investor yang datang ke KSB. Menurutnya, berinvestasi di KSB memang sangat diharapkan, namun bukan berarti para investor dapat bertindak semaunya tanpa menghormati aturan serta nilai-nilai yang berlaku di masyarakat.

Lebih lanjut, Supardi menegaskan bahwa dari beberapa informasi yang diterima. Julien Cormons ini cukup complicated serta tidak memberi kontribusi positif kepada masyarakat sekitar lewat keberadaan villanya, bahkan dengan kejadian pemukulan tersebut dapat kita simpulkan dia melakukan provokasi kepada warga hingga menyebabkan keributan.

Investor yang bersikap seperti ini tidak pantas berada di wilayah kami. Pemerintah KSB harus peka terhadap keberadaan WNA seperti itu, termasuk mempertimbangkan pencabutan izin dan pemulangan (deportasi) sesuai peraturan yang berlaku,” cetusnya.***


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Kadis Prikanan : Keberadaan TPI Labuan Lalar KSB, Mampu Mengangkat Ekonomi Lokal dan Lapangan Kerja Baru

Sen Sep 15 , 2025
Spread the love      Kadis Prikanan : Keberadaan TPI Labuan Lalar KSB, Mampu Mengangkat Ekonomi Lokal dan Lapangan Kerja Baru Taliwang NTB, […]
content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 838000411

article 838000412

article 838000413

article 838000414

article 838000415

article 838000416

article 838000417

article 838000418

article 838000419

article 838000420

article 838000421

article 838000422

article 838000423

article 838000424

article 838000425

article 838000426

article 838000427

article 838000428

article 838000429

article 838000430

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

articel 000000161

articel 000000162

articel 000000163

articel 000000164

articel 000000165

articel 000000166

articel 000000167

articel 000000168

articel 000000169

articel 000000170

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

content-1701