Sejumlah Anggota DPRD Sumbawa Barat Diduga Terlibat Kasus Pokir Pengadaan Combine, Ucok Minta Kejari tidak Tebang Pilih

Spread the love

Sejumlah Anggota DPRD Sumbawa Barat Diduga Terlibat Kasus Pokir Pengadaan Combine, Ucok Minta Kejari Tidak Tebang Pilih

Sumbawa Barat , bidikankameranews.com  –Ketua Organisasi Gerakan Masyarakat Kabupaten Sumbawa Barat Yusuf Maula, S. Sos secara resmi menyatakan dukungan penuh langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa Barat dalam meningkatkan status penanganan kasus dugaan korupsi dana Pokok Pikiran (Pokir) pengadaan mesin panen (Combine Harvester).

Politisi sekaligus mantan anggota DPRD Sumbawa Barat dari Partai PDIP ini menegaskan bahwa, langkah Kejari untuk mendalami keterlibatan sejumlah oknum anggota DPRD Sumbawa Barat adalah sinyal positif bagi penegakan hukum dan pemberantasan korupsi di Bumi Pariri Lema Bariri.

Dirinya mengapresiasi keberanian dan profesionalisme Kejari Sumbawa Barat dalam menaikkan status kasus ini. Hal ini membuktikan bahwa hukum tidak tajam ke bawah dan tumpul ke atas.

“Dana Pokir seharusnya diperuntukkan bagi kesejahteraan masyarakat (konstituen), khususnya petani. Adanya dugaan penyimpangan dalam pengadaan alat pertanian sangat mencederai hak-hak rakyat kecil,” ujar Ucok sapaan akrabnya.

Ucok meminta agar pihak-pihak terkait tidak melakukan intervensi terhadap proses hukum yang sedang berjalan. Biarkan penyidik bekerja secara transparan dan akuntabel.

“Kami berkomitmen untuk terus mengawal kasus ini hingga adanya kepastian hukum dan penetapan tersangka bagi pihak-pihak yang bertanggung jawab, termasuk oknum legislatif jika terbukti terlibat,” terangnya.

“Kami berdiri di belakang Kejari Sumbawa Barat. Kasus pengadaan Combine ini menyentuh hajat hidup petani kita. Jika dana rakyat justru dijadikan bancakan oleh oknum Dewan atau pejabat, maka kami tidak akan tinggal diam. Hukum harus ditegakkan seadil-adilnya,” tegas Aktivis senior ini saat dihubungi media Kamis 08 Januari 2026.

Dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat Sumbawa Barat untuk ikut serta mengawasi jalannya proses hukum ini agar berjalan bersih dan tanpa tebang pilih.

Ucok juga meminta Kejari Sumbawa Barat untuk tidak tebang pilih dan segera mengusut tuntas aliran dana serta prosedur pengadaan Combine yang bersumber dari dana Pokir tersebut.

Kasus yang diduga melibatkan sejumlah oknum anggota DPRD Kabupaten Sumbawa Barat ini dinilai telah melukai rasa keadilan masyarakat, khususnya para petani yang seharusnya menjadi penerima manfaat utama.

Mendorong aparat penegak hukum untuk segera melakukan pemanggilan dan pemeriksaan terhadap oknum-oknum anggota DPRD yang diduga kuat terlibat dalam pengaturan atau penyalahgunaan pengadaan unit tersebut. Menuntut transparansi dalam proses hukum agar masyarakat Sumbawa Barat dapat melihat komitmen penegakan hukum yang bersih dari intervensi politik.

“Praktik penguasaan bantuan alat pertanian oleh oknum tertentu untuk kepentingan pribadi atau kelompok adalah tindakan yang merugikan keuangan negara dan menghambat kesejahteraan petani,” terangnya.

“Kami tidak akan tinggal diam melihat hak rakyat kecil dipermainkan. Kasus pengadaan Combine ini harus menjadi pintu masuk bagi Kejaksaan untuk membersihkan praktik mafia Pokir di Sumbawa Barat. Kami mendesak Kejari segera memanggil oknum-oknum yang terlibat,” ujar Ketua OMB Sumbawa Barat dalam keterangannya.

Organisasi Gerakan Masyarakat Sumbawa Barat berkomitmen untuk terus mengawal jalannya proses hukum ini hingga tuntas. Jika tidak ada perkembangan signifikan dari pihak berwenang, Pemuda Pancasila siap melakukan aksi moral sebagai bentuk dukungan terhadap supremasi hukum dan pemberantasan korupsi di Bumi Pariri Lema Bariri.


Spread the love

Next Post

Kajati NTB Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah Samota, Penyidik Pidsus Kejar Tersangka Lain

Jum Jan 9 , 2026
Spread the love      Kajati NTB Tahan Dua Tersangka Korupsi Pengadaan Tanah Samota, Penyidik Pidsus Kejar Tersangka Lain Mataram – bidikankameranews.com – […]
content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

article 238000441

article 238000442

article 238000443

article 238000444

article 238000445

article 238000446

article 238000447

article 238000448

article 238000449

article 238000450

article 238000451

article 238000452

article 238000453

article 238000454

article 238000455

article 238000456

article 238000457

article 238000458

article 238000459

article 238000460

artikel 338000031

artikel 338000032

artikel 338000033

artikel 338000034

artikel 338000035

artikel 338000036

artikel 338000037

artikel 338000038

artikel 338000039

artikel 338000040

artikel 338000041

artikel 338000042

artikel 338000043

artikel 338000044

artikel 338000045

artikel 338000046

artikel 338000047

artikel 338000048

artikel 338000049

artikel 338000050

artikel 338000051

artikel 338000052

artikel 338000053

artikel 338000054

artikel 338000055

artikel 338000056

artikel 338000057

artikel 338000058

artikel 338000059

artikel 338000060

artikel 338000061

artikel 338000062

artikel 338000063

artikel 338000064

artikel 338000065

artikel 338000066

artikel 338000067

artikel 338000068

artikel 338000069

artikel 338000070

artikel 338000071

artikel 338000072

artikel 338000073

artikel 338000074

artikel 338000075

artikel 338000076

artikel 338000077

artikel 338000078

artikel 338000079

artikel 338000080

artikel 338000081

artikel 338000082

artikel 338000083

artikel 338000084

artikel 338000085

artikel 338000086

artikel 338000087

artikel 338000088

artikel 338000089

artikel 338000090

artikel 338000091

artikel 338000092

artikel 338000093

artikel 338000094

artikel 338000095

artikel 338000096

artikel 338000097

artikel 338000098

artikel 338000099

artikel 338000100

artikel 338000101

artikel 338000102

artikel 338000103

artikel 338000104

artikel 338000105

artikel 338000106

artikel 338000107

artikel 338000108

artikel 338000109

artikel 338000110

artikel 338000111

artikel 338000112

artikel 338000113

artikel 338000114

artikel 338000115

artikel 338000116

artikel 338000117

artikel 338000118

artikel 338000119

artikel 338000120

artikel 338000121

artikel 338000122

artikel 338000123

artikel 338000124

artikel 338000125

artikel 338000126

artikel 338000127

artikel 338000128

artikel 338000129

artikel 338000130

artikel 338000131

artikel 338000132

artikel 338000133

artikel 338000134

artikel 338000135

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

article 710000221

article 710000222

article 710000223

article 710000224

article 710000225

article 710000226

article 710000227

article 710000228

article 710000229

article 710000230

article 710000231

article 710000232

article 710000233

article 710000234

article 710000235

article 710000236

article 710000237

article 710000238

article 710000239

article 710000240

article 710000241

article 710000242

article 710000243

article 710000244

article 710000245

article 710000246

article 710000247

article 710000248

article 710000249

article 710000250

article 710000251

article 710000252

article 710000253

article 710000254

article 710000255

article 710000256

article 710000257

article 710000258

article 710000259

article 710000260

article 710000261

article 710000262

article 710000263

article 710000264

article 710000265

article 710000266

article 710000267

article 710000268

article 710000269

article 710000270

article 710000271

article 710000272

article 710000273

article 710000274

article 710000275

article 710000276

article 710000277

article 710000278

article 710000279

article 710000280

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

content-1701