Bupati H. Jarot Dorong Percepatan Proyek Hilirisasi Unggas Rp1,7 Triliun di Sumbawa

Spread the love

Gorontalo, bidikankameranews.com (20 Juni 2027) – Komitmen Pemerintah Kabupaten Sumbawa untuk menghadirkan investasi strategis nasional kembali diperkuat. Di sela-sela kehadirannya pada Pekan Nasional (PENAS) XVII Petani dan Nelayan Tahun 2026 di Gorontalo, Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., melakukan pertemuan dengan Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian, Direktur Utama PT Berdikari, serta Direktur Hilirisasi guna membahas percepatan Proyek Hilirisasi Unggas Terintegrasi di Pulau Sumbawa.

Bupati H. Jarot yang hadir bersama Ketua TP PKK Kabupaten Sumbawa, Hj. Ida Fitria Syarafuddin Jarot, S.E., didampingi Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Sumbawa beserta jajaran dan Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Kabupaten Sumbawa, menyampaikan bahwa hasil pertemuan tersebut memberikan perkembangan positif bagi realisasi proyek yang telah masuk dalam Program Strategis Nasional (PSN).

“Barusan kami membahas proyek unggas terintegrasi di Sumbawa bersama Dirjen Peternakan, Dirut Berdikari, dan Direktur Hilirisasi. Alhamdulillah, tim dari Kementerian Pertanian dan PT Berdikari akan segera turun ke Sumbawa untuk memastikan kesiapan lahan yang telah diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Sumbawa,” ujar Bupati H. Jarot.

Proyek Hilirisasi Unggas Terintegrasi merupakan investasi berskala besar senilai sekitar Rp 1,2 hingga Rp 1,7 triliun yang digarap oleh BUMN melalui ID FOOD dan PT Berdikari dengan dukungan Danantara. Proyek ini dirancang untuk membangun rantai industri peternakan ayam secara terpadu, mulai dari pembibitan, produksi pakan, budidaya, rumah potong unggas, pengolahan hasil hingga distribusi.

Menurut Bupati H. Jarot, proyek tersebut akan memberikan dampak ekonomi yang sangat besar bagi daerah. Selain membuka lapangan kerja baru, proyek ini juga akan memperkuat ekosistem peternakan rakyat dan mendorong tumbuhnya industri turunan di Kabupaten Sumbawa.

Untuk mendukung percepatan realisasi proyek, Pemerintah Kabupaten Sumbawa telah menyiapkan sejumlah alternatif lokasi. Selain lokasi awal yang direncanakan di Desa Serading, Kecamatan Moyo Hilir, Pemkab Sumbawa juga menyiapkan kawasan Teluk Santong, Bangkong, dan Kerato sebagai opsi lokasi pengembangan.

“Kami ingin memastikan proyek strategis ini tetap berada di Sumbawa dan dapat segera direalisasikan. Karena itu, berbagai alternatif lahan kami siapkan agar prosesnya berjalan lebih cepat dan sesuai kebutuhan investor,” tegasnya.

Bupati H. Jarot menambahkan bahwa berdasarkan hasil komunikasi dengan pemerintah pusat dan pihak pelaksana proyek, pengembangan industri unggas terintegrasi tetap akan dilaksanakan di Pulau Sumbawa dengan pembagian peran antara Kabupaten Sumbawa dan Kabupaten Bima.

“Kami optimistis proyek ini akan menjadi salah satu penggerak utama pertumbuhan ekonomi baru di Pulau Sumbawa sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai sentra peternakan unggas nasional,” pungkasnya. (*)


Spread the love

Next Post

Bupati H. Jarot Hadiri PENAS XVII di Gorontalo, Perkuat Jejaring Pertanian dan Ketahanan Pangan Nasional

Ming Jun 21 , 2026
Spread the love       Gorontalo, bidikankameranews.com (20 Juni 2026) – Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, M.P., menghadiri Pekan Nasional (PENAS) […]
content-1701

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

\

sabung ayam online

sabung ayam online

SLOT MAHJONG

sabung ayam online

article 838000411

article 838000412

article 838000413

article 838000414

article 838000415

article 838000416

article 838000417

article 838000418

article 838000419

article 838000420

article 838000421

article 838000422

article 838000423

article 838000424

article 838000425

article 838000426

article 838000427

article 838000428

article 838000429

article 838000430

article 838000431

article 838000432

article 838000433

article 838000434

article 838000435

article 838000436

article 838000437

article 838000438

article 838000439

article 838000440

article 838000441

article 838000442

article 838000443

article 838000444

article 838000445

article 838000446

article 838000447

article 838000448

article 838000449

article 838000450

article 00036

article 00037

article 00038

article 00039

article 00040

article 00041

article 00042

article 00043

article 00044

article 00045

article 00046

article 00047

article 00048

article 00049

article 00050

article 00051

article 00052

article 00053

article 00054

article 00055

article 00056

article 00057

article 00058

article 00059

article 00060

article 00061

article 00062

article 00063

article 00064

article 00065

article 00066

article 00067

article 00068

article 00069

article 00070

article 00071

article 00072

article 00073

article 00074

article 00075

article 0000131

article 0000132

article 0000133

article 0000134

article 0000135

article 0000136

article 0000137

article 0000138

article 0000139

article 0000140

article 0000141

article 0000142

article 0000143

article 0000144

article 0000145

article 0000146

article 0000147

article 0000148

article 0000149

article 0000150

article 0000151

article 0000152

article 0000153

article 0000154

article 0000155

article 0000156

article 0000157

article 0000158

article 0000159

article 0000160

article 0000161

article 0000162

article 0000163

article 0000164

article 0000165

article 0000166

article 0000167

article 0000168

article 0000169

article 0000170

article 2000126

article 2000127

article 2000128

article 2000129

article 2000130

article 2000131

article 2000132

article 2000133

article 2000134

article 2000135

article 2000136

article 2000137

article 2000138

article 2000139

article 2000140

article 2000141

article 2000142

article 2000143

article 2000144

article 2000145

article 2000146

article 2000147

article 2000148

article 2000149

article 2000150

article 2000151

article 2000152

article 2000153

article 2000154

article 2000155

article 2000156

article 2000157

article 2000158

article 2000159

article 2000160

article 2000161

article 2000162

article 2000163

article 2000164

article 2000165

articel 000000161

articel 000000162

articel 000000163

articel 000000164

articel 000000165

articel 000000166

articel 000000167

articel 000000168

articel 000000169

articel 000000170

articel 000000171

articel 000000172

articel 000000173

articel 000000174

articel 000000175

articel 000000176

articel 000000177

articel 000000178

articel 000000179

articel 000000180

articel 000000181

articel 000000182

articel 000000183

articel 000000184

articel 000000185

articel 000000186

articel 000000187

articel 000000188

articel 000000189

articel 000000190

articel 000000191

articel 000000192

articel 000000193

articel 000000194

articel 000000195

articel 000000196

articel 000000197

articel 000000198

articel 000000199

articel 000000200

content-1701