
Mahasiswa Program Merdeka (ProMer) yang sedang melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat di Desa Dete mengadakan kegiatan pengenalan dan pembuatan teh daun pepaya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengetahuan kepada masyarakat mengenai pemanfaatan tanaman yang mudah ditemukan di sekitar rumah menjadi produk herbal yang bermanfaat dan memiliki nilai tambah.
Daun pepaya dipilih karena merupakan salah satu tanaman yang banyak tumbuh di lingkungan masyarakat Desa Dete. Selama ini daun pepaya lebih sering dimanfaatkan sebagai bahan masakan, padahal daun tersebut juga dapat diolah menjadi teh herbal yang praktis dan mudah dibuat. Melalui kegiatan ini, masyarakat diajak untuk mengenal potensi lain dari tanaman yang selama ini tersedia di sekitar mereka.
Dalam kegiatan ini, mahasiswa ProMer menjelaskan proses pembuatan teh daun pepaya yang cukup sederhana. Daun pepaya yang masih segar dipetik, kemudian dicuci hingga bersih dan dikeringkan. Setelah kering, daun dapat diseduh menggunakan air panas dan siap dikonsumsi sebagai minuman herbal.
Selain memperkenalkan cara pembuatannya, mahasiswa juga memberikan informasi mengenai manfaat teh daun pepaya bagi kesehatan. Teh daun pepaya dipercaya mengandung antioksidan yang dapat membantu menjaga daya tahan tubuh, mendukung kesehatan pencernaan, serta membantu menjaga kesehatan secara umum apabila dikonsumsi sebagai bagian dari pola hidup sehat.
Manfaat lain dari kegiatan ini adalah menambah wawasan masyarakat tentang pengolahan tanaman herbal yang mudah dilakukan di rumah. Dengan memanfaatkan daun pepaya yang tersedia di sekitar lingkungan, masyarakat dapat memperoleh alternatif minuman herbal tanpa harus mengeluarkan biaya yang besar. Kegiatan ini juga mendorong masyarakat untuk lebih kreatif dalam memanfaatkan sumber daya alam yang ada di desa.
Kegiatan pengenalan teh daun pepaya mendapat sambutan yang baik dari masyarakat. Warga terlihat antusias mengikuti setiap tahapan pembuatan serta berdiskusi mengenai manfaat dan cara pengolahan yang tepat. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa masyarakat memiliki minat untuk memanfaatkan tanaman lokal menjadi produk yang lebih bermanfaat.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa ProMer berharap masyarakat Desa Dete dapat memanfaatkan daun pepaya secara lebih optimal dan menjadikannya sebagai salah satu alternatif minuman herbal dalam kehidupan sehari-hari. Selain mendukung pola hidup sehat, pemanfaatan daun pepaya juga menjadi langkah sederhana untuk meningkatkan nilai guna tanaman lokal yang banyak ditemukan di lingkungan masyarakat. (*)













