
Sumbawa Besar, bidikankameranews.com –
Tim Peneliti dari Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang terdiri dari tim dosen dari Fakultas Ilmu dan Teknologi Hayati (FITH) dan Fakultas Ilmu dan Teknologi Pertanian (FITP) pada hari Selasa, 30 Juni 2026 melakukan kegiatan Sosialisasi Gema Pangan Herbal di Aula Balai Desa Maman, Kec. Moyo Hulu.
Kegitan ini menandai dimulainya program penelitian yang digawangi oleh Bagian Riset Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida) Kabupaten Sumbawa, oleh tim UTS diberi judul ”Studi Optimalisasi Pemanfaatan Pekarangan sebagai Komoditas Pangan Berkelanjutan untuk Akselerasi Penanggulangan Kemiskinan Ekstrem Menuju Desa Mandiri Pangan”.
Dalam implementasi program ini, tim peneliti UTS akan melakukan pendampingan pembudidayaan ikan nila dan sayuran dengan memanfaatkan halaman rumah target sasaran, yaitu masyarakat ekstrim miskin yang tergolong dalam Desil 1 dan Desil 2 menurut Datasen Badan Pusan Statistik (BPS).
Penelitian ini akan melibatkan total 250 KK target sasaran, yang tersebar di empat desa di wilayah Kecamatan Moyo Hulu, yaitu Desa Maman (104 KK), Desa Lito (105 KK), Desa Leseng (31 KK), dan Desa Pernek (10 KK).
Pada kegiatan sosialisasi pertama di Desa maman ini, hadir setidaknya 50 KK target yang menyatakan siap dan bersedia mengikuti rangkaian kegiatan program ini hingga selesai panen perdana ikan nila dan sayuran yang dibudidayakan.
Kepala Bapperida Kab. Sumbawa diwakili sekretaris, Dwi Rahayu Ratih WS., ST., MM dalam sambutannya sekaligus secara resmi membuka dan memulai program ini di desa, mengatakan bahwa tujuan utama program ini ada 4, yaitu ketahanan pangan dalam keluarga, mengurangi pengeluaran, meningkatkan pendapatan, dan menurunkan kemiskinan.
”Meski pendampingan ini dilakukan selama 4 bulan, namun diharapkan kegiatan budidaya ini tetap berlanjut dan berkembang dengan berbekal modal peralaan dan pendampingan ini, sehingga nantinya akan dapat mengeluarkan KK target keluar dari kategori ekstrim miskin”, ungkap Dwi.
Turut hadir dalam kegiatan ini Camat Moyo Hulu yang diwakili oleh sekretarisnya, Kades Maman, Kades Pernek, perwakilan Kades Lito, Kades Leseng, serta perwakilan dari beberapa Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) terkait seperti Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian, Dinas Kelautan dan Perikanan, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Dinas Sosial, dan Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan, yang menandai kesiapannya dalam mendukung program ini.
“Kami mengharapkan bantuan dan kerjasamanya dalam mensukseskan rangkaian dari kegiatan ini, baik dari KK target maupun dari berbagai SKPD terkait, sehingga tujuan yang diharapkan dari kegiatan ini dapat tercapai”, ujar Maya Fitriana, S.Si., Ph.D yang merupakan ketua tim peneliti dari UTS.
Kades Maman, Hasmudin, mengapresiasi kegiatan ini, “Kami siap dukung”, ujarnya. (*)













