” Dugaan Mafia Tanah Oleh PT SBS ” , Modus Budidaya Sisal Ternyata Dijadikan Tambak.

Spread the love

” Dugaan Mafia Tanah Oleh PT SBS ” , Modus Budidaya Sisal Ternyata Dijadikan Tambak.

Sumbawa, bidikankameranews.com

BPN Sumbawa bersama tim LBH Olat Maras UTS mengecek lokasi HGU PT. SBS di area obyek lahan sengketa, LBH mengundang BPN ke lapangan untuk mengkroscek apakah PT. SBS punya HGU atau tidak, hal ini dikatakan Jasardi Guanawan, S.IP.,MH Direktur LBH OLAT MARAS UTS Sumbawa, saat memberi keterangan persnya kepada awak Media , ” apakah lahan tersebut milik atau tidak ataukah masuk atau tidak dalam HGU PT. SBS.? ” jelasnya

Kalau memang masuk, maka dapat dilihat ulang kembali prosesnya, terang direktur LBH OLAT Maras UTS Sumbawa Jasardi Gunawan.

Menurut Jasardi , bahwa dalam pengakuan masyarakat ke LBH tidak pernah merasa lahannya diperjual belikan ke Perusahaan. Kenapa ini penting menurut Jasardi, kami menghadirkan BPN Sumbawa, Karena hal ini dapat meluruskan ketika objek tanah yang dikuasai warga masuk dalam HGU maka punya Kewenangan BPN Sumbawa untuk melakukan mediasi nanti supaya tidak ada pihak yang dirugikan.

Di lain pihak Abdul Gani mewakili masyarakat yang terkena dampak atas terbitnya HGU PT. SBS, menyesali ketika HGU masuk dalam tanah milknya dan lahan warga sekitar. Kami minta Agar PT. SBS tidak memasukkan lahannya dalam HGU tersebut karena tidak merasa menjual tanahnya

Disisi lain Suparjo ,bagian pendampingan LBH menyoroti kasus tersebut, sangat menyayangkan BPN Sumbawa telah mengeluarkan HGU diatas tanah garapan warga, padahal hasil audiensi yang difasilitasi oleh DPRD Kabupaten Sumbawa di bulan Mei tahun 2023 selama obyek tanah Masih dalam sengketa (berkonflik) maka diharapkan kepada pihak BPN Sumbawa untuk tidak mengeluarkan HGU PT. SBS, akan tetapi nyatanya di keluarkan juga HGU (versi) PT. SBS.

” pemerintah harus hadir ditengah situasi seperti ini, jangan biarkan konflik berkepanjangan ” tegas Jo sapaan akrabnya.

Menurutnya konflik lahan ini cukup tinggi resistensinya, ditambah lagi dengan PT. SBS membuat plasma diatas tanah tersebut, padahal belum cler sehingga menimbulkan masalah baru. Selain itu ijin lokasi yang diberikan untuk PT. SBS dari tahun 2013 oleh Pemda Sumbawa dengan nomor 1571 Tahun 2013, seluas 1.245,42ha untuk pembangunan kegiatan perkebunan penanaman Sisal yang terletak di wilayah Suka Mulya kecamatan Labangka desa Plampang desa Teluk Santong kecamatan Plampang kabupaten Sumbawa. Sebagian di jadikan tambak Ironisnya tanaman sisal berubah jadi tanaman kayu putih bahkan di siapkan bibit kayu putih siap tanam,ini jelas jelas melanggar ijin,

” HGU yang baru dikeluarkan mencapai sekitar atau kurang lebih 402 ha. Sementara dalam ketentuan UU No. 39 Tahun 2013 Tentang perkebunan bahwa proses pengurusan HGU paling lambat 6 (enam) tahun setelah diberikan ijin harus sudah selesai 100% . Ketika hal itu tidak dipenuhi maka pemerintah harus memberikan sanksi administrasi dan pencabutan ijin. Jadi saya kira ini harus di evaluasi kembali oleh pemerintah daerah ” Tegas Suparjo. ( JM )


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Polres Sumbawa Gelar Pertemuan Persiapan Pengamanan Kelancaran Pemilu 2024

Jum Okt 13 , 2023
Spread the love       Sumbawa Besar, Bidikan Kamera News – Polres Sumbawa menggelar rapat koordinasi lintas sektoral dalam rangka persiapan penyelenggaraan […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

slot mahjong

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

article 888000081

article 888000082

article 888000083

article 888000084

article 888000085

article 888000086

article 888000087

article 888000088

article 888000089

article 888000090

article 888000091

article 888000092

article 888000093

article 888000094

article 888000095

article 888000096

article 888000097

article 888000098

article 888000099

article 888000100

cuaca 898100176

cuaca 898100177

cuaca 898100178

cuaca 898100179

cuaca 898100180

cuaca 898100181

cuaca 898100182

cuaca 898100183

cuaca 898100184

cuaca 898100185

cuaca 898100186

cuaca 898100187

cuaca 898100188

cuaca 898100189

cuaca 898100190

cuaca 898100191

cuaca 898100192

cuaca 898100193

cuaca 898100194

cuaca 898100195

article 710000191

article 710000192

article 710000193

article 710000194

article 710000195

article 710000196

article 710000197

article 710000198

article 710000199

article 710000200

article 710000201

article 710000202

article 710000203

article 710000204

article 710000205

article 710000206

article 710000207

article 710000208

article 710000209

article 710000210

article 710000211

article 710000212

article 710000213

article 710000214

article 710000215

article 710000216

article 710000217

article 710000218

article 710000219

article 710000220

article 710000221

article 710000222

article 710000223

article 710000224

article 710000225

article 710000226

article 710000227

article 710000228

article 710000229

article 710000230

article 710000231

article 710000232

article 710000233

article 710000234

article 710000235

article 710000236

article 710000237

article 710000238

article 710000239

article 710000240

article 710000241

article 710000242

article 710000243

article 710000244

article 710000245

article 710000246

article 710000247

article 710000248

article 710000249

article 710000250

artikel 338000001

artikel 338000002

artikel 338000003

artikel 338000004

artikel 338000005

artikel 338000006

artikel 338000007

artikel 338000008

artikel 338000009

artikel 338000010

artikel 338000011

artikel 338000012

artikel 338000013

artikel 338000014

artikel 338000015

artikel 338000016

artikel 338000017

artikel 338000018

artikel 338000019

artikel 338000020

artikel 338000021

artikel 338000022

artikel 338000023

artikel 338000024

artikel 338000025

artikel 338000026

artikel 338000027

artikel 338000028

artikel 338000029

artikel 338000030

artikel 338000031

artikel 338000032

artikel 338000033

artikel 338000034

artikel 338000035

artikel 338000036

artikel 338000037

artikel 338000038

artikel 338000039

artikel 338000040

artikel 338000041

artikel 338000042

artikel 338000043

artikel 338000044

artikel 338000045

artikel 338000046

artikel 338000047

artikel 338000048

artikel 338000049

artikel 338000050

artikel 338000051

artikel 338000052

artikel 338000053

artikel 338000054

artikel 338000055

artikel 338000056

artikel 338000057

artikel 338000058

artikel 338000059

artikel 338000060

artikel 338000061

artikel 338000062

artikel 338000063

artikel 338000064

artikel 338000065

artikel 338000066

artikel 338000067

artikel 338000068

artikel 338000069

artikel 338000070

artikel 338000071

artikel 338000072

artikel 338000073

artikel 338000074

artikel 338000075

artikel 338000076

artikel 338000077

artikel 338000078

artikel 338000079

artikel 338000080

artikel 338000081

artikel 338000082

artikel 338000083

artikel 338000084

artikel 338000085

artikel 338000086

artikel 338000087

artikel 338000088

artikel 338000089

artikel 338000090

article 238000411

article 238000412

article 238000413

article 238000414

article 238000415

article 238000416

article 238000417

article 238000418

article 238000419

article 238000420

article 238000421

article 238000422

article 238000423

article 238000424

article 238000425

article 238000426

article 238000427

article 238000428

article 238000429

article 238000430

article 238000431

article 238000432

article 238000433

article 238000434

article 238000435

article 238000436

article 238000437

article 238000438

article 238000439

article 238000440

content-1701