
Sumbawa Barat NTB,
Bidikan Kamera News –
Tim Dosen Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) menggelar kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Pengolahan Jantung pisang menjadi dendeng dengan menggunakan vacum-sealed dendeng packswith QR code di Desa Mura, Kecamatan Brang Ene, Kabupaten Sumbawa Barat.
Kegiatan ini merupakan tindak lanjut pemanfaatan dana hibah lewat program pengabdian masayarakat pemula (PMP) dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi Republik Indonesia (Kemdikbudristek RI).

Dalam kegiatan PMP tersebut, melibatkan tiga dosen pengusul yakni ketua pengusu lFahri Hamdani, S.Pd., M.Pd, dari Prodi Informatika. Anggota pengusul Eri Sasmita Susanto, S.kom., M.kom dari Prodi Informatika dan Adi Ardiansyah, S.TP., M.T dari Prodi Teknik Industri Pertanian dan team Bersama mahasiswa Shindyka Syalu Qanita dan Dindi Safitridari Prodi Informatika. Adapun peserta kegiatan ini adalah pelaku usaha Organisasi atau kelompok Dasawisma Lemon di desa Mura yang terdiri dari KetuaIbu Andayani sertajajaranya.

Kegiatan Sosialisasi dan Pendampingan Pengolahan Jantung pisang menjadi dendeng dengan menggunakan vacum-sealed dendeng packs with QR code di Desa Mura, Kecamatan BrangEne, Kabupaten Sumbawa Barat, Fahri Hamdani, S.Pd., M.Pd, selaku Ketua Tim PMP mengatakan, sasaran dari kegiatan ini adalah kelompok Organisasi dasawisma lemon yang memiliki permasalahan produk inovasi yang dikembangkan di Orgnisasinya dan kurangnya produksi, kualitas dan pemasaran yang baik sehingga sulit untuk dapat berkembang.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kemampuan kelompok masyarakat dasa wisma lemon dalam menciptakan produk inovasi agar dapat meningkatkan pendapatan. Kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan ini terbagi menjadi dua bagian. Bagian pertama yaitu Sosialisasi penyampaian materi tentang jantung pisang, pengolahan jantung pisang dan alat vacum-sealed dendeng packs with QR code. Bagian kedua Kegiatan Praktek pengolahan jantung pisang menjadi dendeng penggunaan mesin dan peralatan produksi yang akan diselenggarakan pada bulan September 2024. Harapannya dapat meningkatkan pendapatan organisasi kelompok dasawisma lemon dan usahanya lebih berkembang kedepannya,” paparnya.
Ia berharap, kesempatan berikutnya Kemendikbudristek RI masih memberikan kepercayaan kepadaTimnya untuk memberikan bantuan hibah sehingga dapat memperluas jangkauan pengabdian Masyarakat di sektor-sektor lainnya di Sumbawa, ungkapFahri Hamdani.
Pada pelaksanaan pelatihan ini, Fahri Hamdani sebagai ketua tim sekaligus pemateri pertama menyampaikan materi tentang jantung pisang, pengolahan jantung pisang dan alat vacum-sealed dendeng packs with QR code.
Pemateri kedua yakni Adi Ardiansyah dan Eri Sasmita menyampai kanmateri tentang Alat-alat yang digunakan dalam pengolahan jantung pisang menjadi dendeng. Selain itu, pelaksanaan PMP melibatkan dua mahasiswa dari Prodi Informatika yaitu Shindyka Syalu Qanita dan Dindi Safitri Membantu dalam Pelatihan pengolahan jantung pisang menjadi dendeng.
“setelah diajarkan tentang pengolahan jantung pisang menjadi dendeng ini kami jadi termotivasi untuk berani mengembangakan inovasi produk kami lebih luas lagi,” bebernya. (*)













