Sadis..!, Tiga Polisi Dibantai Saat Eksekusi Tanah Di Alas Barat Sumbawa

Spread the love

Sadis..!, Tiga Polisi Dibantai Saat Eksekusi Tanah Di Alas Barat Sumbawa

Alas barat sumbawa, bidikankameranews.com – Pengamanan Aksi demo oleh Kepolisian sering menjadi korban anarkis , situasinya dapat berubah dengan cepat dari damai menjadi ricuh, membutuhkan kesiapan mental dan fisik yang tinggi dari petugas di lapangan . Petugas sering kali harus bertugas dalam waktu yang lama, di bawah terik matahari atau hujan, dan menghadapi caci maki atau provokasi dari massa . Potensi kekerasan fisik, lemparan batu, atau serangan dari oknum tidak bertanggung jawab selalu mengancam keselamatan para petugas .

Polisi juga harus secara cermat menyeimbangkan antara kebutuhan untuk membubarkan kerumunan yang melanggar aturan dengan kewajiban untuk tidak melanggar HAM para demonstran dengan selalu berpedoman pada Penggunaan kekuatan harus sesuai prosedur dan proporsional , karena Setiap tindakan polisi selalu diawasi ketat oleh publik dan media. Kesalahan penanganan sekecil apa pun dapat berdampak besar pada citra institusi kepolisian secara keseluruhan .

Secara keseluruhan, peran polisi dalam menghadapi aksi demo memang sangat kompleks dan penuh tantangan, membutuhkan profesionalisme tinggi, kesabaran, dan kepatuhan terhadap standar operasional prosedur serta hukum yang berlaku.

Disisi lain sungguh berat beban di pundak polisi dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara yang bertanggungjawab terhadap kemanan dan ketertiban masyarakat. Tidak jarang mereka harus mengambil resiko menjadi korban penganiayaan. Seperti halnya yang terjadi dalam pelaksanaan eksekusi tanah sengketa di Simpang Tano, Dusun Ai Jati, Desa Mapin Kebak, Kecamatan Alas Barat, Kabupaten Sumbawa, Rabu pagi (5/11/2025).

Aksi perlawanan warga terhadap aparat kepolisian menyebabkan tiga anggota Polres Sumbawa mengalami luka-luka akibat serangan menggunakan senjata tajam dan lemparan batu.

Kapolres Sumbawa, AKBP Marieta Dwi Ardhini, SH, S.IK., dalam keterangan pers di Mako Polres Sumbawa Rabu (5/11/2025) malam, menjelaskan bahwa kegiatan eksekusi dilakukan berdasarkan keputusan pengadilan dalam perkara Nomor 24/Pdt.G/1991/PN Sumbawa. Lahan yang menjadi objek sengketa seluas 1,58 hektar di kawasan Dusun Ai Jati itu telah menjadi polemik sejak tahun 1996 dan baru kembali dieksekusi setelah beberapa kali mengalami penundaan.

“Eksekusi ini sebenarnya sudah beberapa kali ditunda, bahkan sejak tahun 1996, karena situasi di lapangan yang tidak kondusif. Pelaksanaan eksekusi kali ini merupakan upaya ketiga, dengan pengamanan yang lebih kuat melibatkan Brimob Polda NTB,” ungkap Kapolres.

Namun, saat tim gabungan mendekati lokasi sekitar pukul 07.00 WITA, warga sudah lebih dulu menutup akses jalan dan melakukan perlawanan. Meski aparat sempat mengedepankan pendekatan humanis dan melakukan imbauan, situasi berubah menjadi ricuh setelah massa menyerang petugas dengan senjata tajam dan panah.

Akibat insiden tersebut, tiga anggota polisi mengalami luka-luka, yakni:

1. Aipda I Gusti Bayu Yogi Anggara, Kasubnit 1 Samapta, mengalami luka akibat benda tumpul serta gores di hidung dan bibir.

2. Bripka I Nyoman Adi Putra, Kanitbintibsos Satbinmas, mengalami luka robek di lengan kiri akibat tebasan senjata tajam.

3. Briptu Ahlan Tamara Fausta, Bamin Sikeu, mengalami luka robek di kaki kanan dan telah menjalani operasi di RSUD Sumbawa.

Berkaitan dengan itu, pihaknya tengah melakukan penyelidikan untuk menindak pelaku penyerangan serta provokator yang memicu kericuhan.

“Semua pelaku penyerangan akan diproses secara hukum, termasuk provokator dan pihak yang membawa senjata tajam. Ini sudah masuk ranah pidana,” ujarnya.

Aparat Tidak Gunakan Peluru Tajam

Kapolres menegaskan bahwa dalam penanganan insiden tersebut, aparat tidak menggunakan peluru tajam. “Tidak ada peluru tajam yang digunakan. Kami hanya menggunakan gas air mata untuk mengurai massa. Berdasarkan hasil pemeriksaan di Puskesmas, tidak ditemukan luka tembak pada warga,” tegasnya.

Hingga kini, kegiatan eksekusi dihentikan sementara sambil menunggu situasi di lapangan benar-benar kondusif. Polres Sumbawa bersama Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan aparat terkait sedang melakukan evaluasi dan koordinasi lanjutan agar proses hukum dapat berjalan sesuai ketentuan.

“Keputusan pengadilan tetap harus dihormati, namun pelaksanaannya harus mengutamakan keamanan dan keselamatan semua pihak,” pungkas Kapolres Marieta

Hasil pantauan media korban dari pengunjuk rasa di Puskesmas Seteluk Kabupaten Sumbawa Barat pada rabu ( 05/11 ), terlihat 2 korban pengunjuk rasa hanya mengalami luka ringan dan lecet kecil ( hanya berobat jalan ).


Spread the love

Next Post

"Polantas Menyapa" Menjadi Wadah Berinteraksi Langsung Dalam Memberikan Pelayanan Masyarakat

Kam Nov 6 , 2025
Spread the love       Sumbawa Besar, bidikankameranews.com – Kasat Lantas Polres Sumbawa AKP Edwin Isa Mahendra, S.T. K., S.I.K., M.H., menegaskan, […]
news-0712

yakinjp


sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

judi bola online

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

yakinjp

ayowin

mahjong ways

judi bola online

8941

8942

8943

8944

8945

8946

8947

8948

8949

8950

8951

8952

8953

8954

8955

9001

9002

9003

9004

9005

9006

9007

9008

9009

9010

9011

9012

9013

9014

9015

10031

10032

10033

10034

10035

10036

10037

10038

10039

10040

10041

10042

10043

10044

10045

10101

10102

10103

10104

10105

10106

10107

10108

10109

10110

10111

10112

10113

10114

10115

8956

8957

8958

8959

8960

8961

8962

8963

8964

8965

8966

8967

8968

8969

8970

9016

9017

9018

9019

9020

9021

9022

9023

9024

9025

9026

9027

9028

9029

9030

10046

10047

10048

10049

10050

10051

10052

10053

10054

10055

10056

10057

10058

10059

10060

10116

10117

10118

10119

10120

10121

10122

10123

10124

10125

10126

10127

10128

10129

10130

9036

9037

9038

9039

9040

9041

9042

9043

9044

9045

8876

8877

8878

8879

8880

8996

8997

8998

8999

9000

9046

9047

9048

9049

9050

9051

9052

9053

9054

9055

10061

10062

10063

10064

10065

10066

10067

10068

10069

10070

10131

10132

10133

10134

10135

10136

10137

10138

10139

10140

10001

10002

10003

10004

10005

10006

10007

10008

10009

10010

10011

10012

10013

10014

10015

10016

10017

10018

10019

10020

10021

10022

10023

10024

10025

10026

10027

10028

10029

10030

10141

10142

10143

10144

10145

10146

10147

10148

10149

10150

10071

10072

10073

10074

10075

10076

10077

10078

10079

10080

10081

10082

10083

10084

10085

10151

10152

10153

10154

10155

10156

10157

10158

10159

10160

10161

10162

10163

10164

10165

10086

10087

10088

10089

10090

10091

10092

10093

10094

10095

10096

10097

10098

10099

10100

news-0712