Muncul Dugaan Usulan RTG Desa Sukaraja Syarat Rekayasa Oleh Tim Pendataan

Spread the love

Muncul Dugaan Usulan RTG Desa Sukaraja Syarat Rekayasa Oleh Tim Pendataan

Lombok Tengah , bidikankameranews.com

Diduga Usulan proyek Rumah Tahan Gempa (RTG) di Dusun Kebon Pelangeh Desa Sukaraja Kecamatan Praya Timur Lombok Tengah (Loteng), diduga syarat dengan rekayasa.

Pasalnya, sejumlah nama yang mendapatkan RTG, rata rata rumahnya masih layak huni, Dan ironisnya lagi, kios yang tidak ditempati oleh pemiliknya sebelum gempa, malah itu di masukkan dalam daftar usulan kerusakan diakibatkan gempa untuk mendapatkan bantuan RTG.

Padahal, sejumlah rumah yang murni rusak dan layak mendapatkan RTG, malah tidak masuk dalam daftar penerima, tentu ini menjadi pertanyaan besar di kalangan masyarakat penerima manfaat.

Selain itu, usulan yang di masukkan petugas pendataan tidak merata ke seluruh dusun yang ada di Desa Sukaraja, hanya terfokus di kampung kelahirannya di Dusun Kebon Pelangeh Desa setempat. Hal ini patut diduga ada permainan atau kongkalikong dan mengarah kepada kerabat dekatnya saja.

Seperti yang dituturkan salah seorang sumber yang enggan disebutkan namanya, kepada postkotantb.com menjelaskan, sejumlah penerima RTG yang dimasukkan oelh tim pendata, diduga syarat dengan rekayasa, padahal masih banyak rumah warga yang sudah tidak layak huni namun tidak diusulkan.

“Dikampung kami di Dusun Kebon Pelangeh Desa Sukaraja, banyak rumah yang tidak layak huni tapi tidak didaftar atau diusulkan, yang terjadi malah rata rata yang didaftarkan untuk mendapatkan RTG, kebanyakan dari keluarga para pendatang,” bebernya.

Sebut saja seperti Amaq Habib, yang diusulkan bukan rumahnya tapi kios. Dan parahnya kios tersebut sudah lama tidak difungsikan dari sebelum terjadinya gempa 2018 lalu.

Selain itu, Kemal masih tinggal satu rumah dengan orang tuanya dan rumahnya masih layak untuk ditempati, namun mereka dapat RTG malah lokasinya dibangun di pinggir jalan Provinsi, dan berada diluar lingkungan Dusun Kebon Pelangeh.

Kemudian, Rais yang kondisi rumahnya masih bagus serta layak huni, bahkan punya sawah berhektar-hektar, termasuk khaeriyah yang rumahnya tahun 2020 direhab dan masih bagus, namun dapat bantuan RTG. Begitu juga dengan Muhsin, statusnya masih bujang juga kecipratan RTG, padahal masih tinggal dalam satu rumah dengan orang tuanya, sebenarnya ada apa dengan semua ini, kami berharap pemda dan APH turun melihat kondisi di Dusun kami. Pintanya.

“Pada intinya semua yang dapat bantuan TTG yang sekarang ini, bukan dalam kondisi rusak berat,namun rumahnya masih layak huni dan semua yang dapat diduga adalah kerabat dekat dari oknum bernama Herman dan Amri yang kebetulan ditunjuk sebagai petugas pendataan,” ujarnya.

Sementara itu LSM Lidik NTB Sahabudin menegaskan, kasus RTG di Desa Sukaraja sudah ia laporkan ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Loteng. “Kita sudah laporkan kasus ini sebelumnya ke Kajari Loteng dan kami masih menunggu kelanjutannya,” ketusnya.

Selain itu, saat anggota LSM Lidik NTB turun investigasi , Didapati dilapangan, sebagian besar yang didaftar oleh tim pendataan saudara Herman dan Amri, diduga hanya memprioritaskan dari kalangan keluarganya sendiri, padahal masih banyak yang lebih layak untuk mendapatkan RTG, namun tidak dimasukkan dalam daftar usulan.sesalnya.

Menyikapi kejadian ini, pihaknya meminta kepada Kejari Loteng, untuk mengusut tuntas dan menindak tegas cara atau modus yg dilakukan oleh tim pendataan tersebut, termasuk menindak tegas aplikator nakal yang diduga bermain didalamnya.imbuhnya.

Sejatinya pembangunan RTG itu kedalaman pondasinya harus 75 cm sesuai ketentuan dalam spek, namun fakta lapangan hanya 30 cm saja kedalamannya, kemudian besi untuk pilar harus menggunakan besi ukuran 12 in, tapi kenyataannya besi 10 in dan angker besi 8 in yang dugunakan, disuga disini sudah ada indikasi pengurangan volume.

Selain itu, anehnya lagi proses pembangunan belum sampai ke tahap fenising, namun termen atau keuangannya sudah 100% cair.

“Kami desak aparat kejaksaan untuk mengusut tuntas dan segera, sebab adanya kelalaian, fasilitator PPK dan kalak BPBD, sehingga mengakibatkan pembangunan RTG tidak tepat sasaran dan munculnya data siluman dan penuh rekayasa,” tutupnya. Jumat (27/05).

Sementara itu ketua tim note 8 untuk Kecamatan Praya Timur Lalu Jaya melalui ponselnya, enggan menggapai terlebih disalahkan. Lantaran yang paling tau masalah pendataan pertama adalah saudara Herman, sehingga pihaknya tidak tahu menahu tentang keabsahan data tersebut.

“Saya selaku ketua tim note 8 Praya Timur, sudah menerima nama nama penerima, masalah rekayasa saya kurang tau,” kelitnya.

Selanjutnya soal Kualitas, sebelumnya fasilitator sudah diberikan pengarahan di Kopang. Sehingga pihaknya juga tidak tahu menahu masalah Kualitas RTG. “Masalah Kualitas, semua fasilitator sudah Pdikumpulkan di Kopang, makanya kami tidak tahu masalah ada dugaan pada kualitas pembangun RTG” tandasnya (AP)


Spread the love

Tinggalkan Balasan

Next Post

Dua Pelaku Narkoba Di Desa Lekong Alas Barat Dibekuk Polisi

Jum Mei 28 , 2021
Spread the love          Sumbawa Besar NTB, bidikankameranews.com – Tim Opsnal Satres Narkoba Polres Sumbawa kembali mengungkap peredaran gelap narkotika […]
content-1701

sabung ayam online

yakinjp

yakinjp

rtp yakinjp

slot thailand

yakinjp

yakinjp

yakin jp

yakinjp id

maujp

maujp

maujp

maujp

sabung ayam online

sabung ayam online

judi bola online

sabung ayam online

judi bola online

slot mahjong ways

slot mahjong

sabung ayam online

judi bola

live casino

sabung ayam online

judi bola

live casino

SGP Pools

slot mahjong

sabung ayam online

slot mahjong

SLOT THAILAND

cuaca 228000566

cuaca 228000567

cuaca 228000568

cuaca 228000569

cuaca 228000570

cuaca 228000571

cuaca 228000572

cuaca 228000573

cuaca 228000574

cuaca 228000575

cuaca 228000576

cuaca 228000577

cuaca 228000578

cuaca 228000579

cuaca 228000580

cuaca 228000581

cuaca 228000582

cuaca 228000583

cuaca 228000584

cuaca 228000585

cuaca 228000586

cuaca 228000587

cuaca 228000588

cuaca 228000589

cuaca 228000590

cuaca 228000591

cuaca 228000592

cuaca 228000593

cuaca 228000594

cuaca 228000595

cuaca 228000596

cuaca 228000597

cuaca 228000598

cuaca 228000599

cuaca 228000600

cuaca 228000601

cuaca 228000602

cuaca 228000603

cuaca 228000604

cuaca 228000605

cuaca 228000606

cuaca 228000607

cuaca 228000608

cuaca 228000609

cuaca 228000610

cuaca 228000611

cuaca 228000612

cuaca 228000613

cuaca 228000614

cuaca 228000615

cuaca 228000616

cuaca 228000617

cuaca 228000618

cuaca 228000619

cuaca 228000620

cuaca 228000621

cuaca 228000622

cuaca 228000623

cuaca 228000624

cuaca 228000625

cuaca 228000626

cuaca 228000627

cuaca 228000628

cuaca 228000629

cuaca 228000630

info 328000511

info 328000512

info 328000513

info 328000514

info 328000515

info 328000516

info 328000517

info 328000518

info 328000519

info 328000520

info 328000521

info 328000522

info 328000523

info 328000524

info 328000525

info 328000526

info 328000527

info 328000528

info 328000529

info 328000530

info 328000531

info 328000532

info 328000533

info 328000534

info 328000535

info 328000536

info 328000537

info 328000538

info 328000539

info 328000540

info 328000541

info 328000542

info 328000543

info 328000544

info 328000545

info 328000546

info 328000547

info 328000548

info 328000549

info 328000550

berita 428009016

berita 428009617

berita 428010218

berita 428010819

berita 428011420

analisis rtp 428011421

manajemen modal 428011422

variabel rtp live 428011423

algoritma kasino 428011424

efisiensi rtp 428011425

distribusi scatter 428011426

respon rtp 428011427

volatilitas livecasino 428011428

data rtp sweetbonanza 428011429

algoritma scatter 428011430

metrik rtp 428011431

interface server 428011432

fluktuasi rtp 428011433

log historis 428011434

komparatif rtp 428011435

berita 428011421

berita 428011422

berita 428011423

berita 428011424

berita 428011425

berita 428011426

berita 428011427

berita 428011428

berita 428011429

berita 428011430

berita 428011431

berita 428011432

berita 428011433

berita 428011434

berita 428011435

berita 428011436

berita 428011437

berita 428011438

berita 428011439

berita 428011440

berita 428011441

berita 428011442

berita 428011443

berita 428011444

berita 428011445

berita 428011446

berita 428011447

berita 428011448

berita 428011449

berita 428011450

kajian 638000001

kajian 638000002

kajian 638000003

kajian 638000004

kajian 638000005

kajian 638000006

kajian 638000007

kajian 638000008

kajian 638000009

kajian 638000010

kajian 638000011

kajian 638000012

kajian 638000013

kajian 638000014

kajian 638000015

kajian 638000016

kajian 638000017

kajian 638000018

kajian 638000019

kajian 638000020

kajian 638000021

kajian 638000022

kajian 638000023

kajian 638000024

kajian 638000025

kajian 638000026

kajian 638000027

kajian 638000028

kajian 638000029

kajian 638000030

article 788000001

article 788000002

article 788000003

article 788000004

article 788000005

article 788000006

article 788000007

article 788000008

article 788000009

article 788000010

article 788000011

article 788000012

article 788000013

article 788000014

article 788000015

content-1701